Chitra Astriana 22 Dec 2019

Co-Founder Balita

Bagaimana Nasib Sampah yang Tidak Bisa Didaur Ulang? Bisa Jadi Motor, Nak!

(0)
Bagikan:

Surabaya, kota Pahlawan, dan beberapa tahun terakhir ini juga kota taman! Bangga sekali rasanya jadi penduduk kota Surabaya lagi, setelah melanglang buana ke kota lain, pulau lain, dan negeri lain selama beberapa tahun. Cintaku padamu, kota kelahiranku!

Walaupun sudah kembali tinggal di kota ini selama lebih dari dua tahun, tetapi jujur saja belum semua taman cantik di sini sempat kudatangi karena sayangnya mataku cukup gampang puas dengan melihat keindahannya dari kaca jendela kendaraan saat melintas tak sengaja. Namun, hari Minggu pagi itu, tanpa rencana dan persiapan, kami sekeluarga bermain di salah satu taman kota yang bernama, Taman Ekspresi.

Kira-kira kenapa ya namanya Taman Ekspresi? Pastinya jawabanku kali ini tidak ada unsur ilmiah-ilmiahnya karena tidak ada narasumber yang kredibel untuk kumintai keterangan waktu kami berkunjung ke lokasi. Jadi, percayalah ini hanya sekedar cocoklogi, alias hasil pengamatan di lapangan dan kuramu bersama penghayatan di dalam benakku.

Di Taman Ekspresi ada banyak seni instalasi yang dipamerkan. Sebagian besar bertema kendaraan, lebih tepatnya sepeda dan sepeda motor. Nah, uniknya, kendaraan-kendaraan ini bukan sembarang kendaraan, tetapi mereka adalah hasil reka ulang kendaraan yang dibuat dari lembaran-lembaran besi tua yang ditekuk, dipotong, dilas, kemudian disatukan dan dicat berwarna-warni hingga membentuk sebuah objek yang kemudian oleh otakku dimaknai sebagai kendaraan.

Anak kecilku pun tertarik sekali dengan objek-objek ini karena menurutnya hasil karya ini sama abstraknya dengan kerajinan tangannya sendiri di rumah. Bentuknya tidak selalu simetris dan rapi, tetapi 'acak kadut', dan untuk itu indah. Di salah satu lembar besi bekas, kami bisa menemukan salah satu merek elektronik ternama, yang semakin menguatkan asumsi kalau bahan tersebut tadinya adalah bagian dari benda lain.

Menyenangkan sekali melihatnya. Ternyata, sampah yang paling 'keras' sekali pun masih punya kesempatan untuk menghibur pengunjung melalui berbagai macam ekspresi karya seni yang menarik.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda