Amidya Tri Agusti 04 Jan 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Mengajak Si Kiddo Berbelanja ke Pasar Tradisional

(0)
Bagikan:

Tempat bertemunya penjual dan pembeli disebut dengan nama pasar. Di negeri kita ini banyak sekali pasar tradisional. Mengapa disebut dengan pasar tradisional? Karena pelaksanaan proses jual-beli berlaku secara tradisional. Pasar jenis ini biasanya menyediakan berbagai macam bahan pokok keperluan rumah tangga.

Setiap hari Sabtu, saat memasuki hari libur, kami sering mengajak Si Kiddo ke pasar tradisional. Tujuan kami mengajak Si Kiddo ke pasar, supaya dia mengenal pasar tradisional dan belajar dari apa yang bisa dia lihat selama di pasar. Meskipun di pasar tradisional tidak ada AC, dan terkadang jalanannya becek, tapi begitu senang menjelajah setiap sudut pasar. Kami membawa Si Kiddo tidak sebatas membawanya, tapi kami juga kenalkan dan berikan sedikit informasi kepada Si Kiddo. Mengajak Si Kiddo ke pasar tradisional bermanfaat juga loh Moms. Banyak bisa mereka pelajari selama di pasar.

Mengenal apa itu pasar
Sekalipun Kiddos masih kecil, kita bisa memberikan sedikit informasi tentang apa kita pasar kepada mereka. Setiap Sabtu, saya selalu bilang kepada anak saya, "Dek, besok Sabtu kita belanja ke pasar ya... Ibu mau membeli sayur dan daging ayam di pasar. Banyak penjual di sana, nanti memilih sayuran yang segar dan yang harganya agak murah ya.." Mungkin penjelasan saya kepada Si Kiddo tidak terlalu bersifat definitif, akan tetapi minimal dia mengetahui bahwa kami ke pasar untuk belanja sayuran dan daging ayam, di pasar dia akan bertemu banyak penjual. Saya rasa kalimat seperti ini bersifat sederhana dan mudah dipahami oleh Si Kiddo.

Mengenal berbagai barang yang dijual di pasar
Saat kami menuju ke satu penjual sayur, saat saya memilih dan bertanya harga tiap-tiap sayur yang ingin saya beli, Suami saya mengenalkan berbagai jenis sayuran kepada Si Kiddo. Sambil tebak-tebakan, mereka mulai menunjuk dan menyebutkan nama tomat, wortel, cabai, brokoli, dan jenis sayuran yang lain. Saat kami melewati para penjual daging dan ikan, kami juga mengenalkan beberapa jenis daging. Ada daging ayam, ikan kakap, dan ikan lele. Dari sinilah, Si Kecil mulai belajar buah, sayuran, hingga daging secara langsung di pasar.

Mengenal kegiatan tawar menawar
Tawar menawar sangat lazim dilakukan di pasar tradisional. Biasanya penjual terlebih dahulu telah mematok harga, lalu para pembeli akan menawar dengan harga yang lebih rendah. Nah, di pasar tradisonal, kegiatan tawar menawar tentunya sudah menjadi tradisi. Si Kiddo bisa mengenal kegiatan tawar menawar, walaupun sebatas melihat, di lain hari tentunya mereka akan mulai memahami arti kegiatan ini.

Mengenal jenis profesi yang ada di pasar
Di pasar tradisional, kita bisa mengenalkan beberapa jenis profesi yang ada. Selain penjual dan pembeli, mereka juga bisa mengenal ada tukang angkat barang, ada tukang parkir, ada supir mobil sayuran, ada penjaga pasar, dan lain-lain. Semua orang bekerja sesuai profesinya untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga mereka yang ada di rumah.

Mengenal makanan khas tradisional yang dijual di pasar
Di pasar tradisional, kita pun dapat menemukan berbagai makanan tradisional yang jarang kita temukan di mall dan supermarket. Contohnya pasar-pasar tradisional di jawa, kita akan menemukan dawet, bubur sumsum, jamu, dan kue-kue tradisional yang beraneka ragam. Kapan lagi kita bisa bernostalgia dengan makanan tradisional, jika tidak di pasar tradisional.

Nah, banyak juga kan manfaat yang bisa Si Kiddo dapatkan ketika kita mengajaknya ke pasar tradisional. Mereka ikut ke pasar untuk belajar secara langsung. Ayo, siapa yang sering mengajak anaknya berbelanja ke pasar tradisional? Ajak para Kiddos ke pasar dan berikan mereka pelajaran yang dapat menambah pengetahuan mereka ya...

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda