Amidya Tri Agusti 18 Jan 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Belajar Memperhatikan Sesama – Pelajaran dari Ari, Si Burung Kenari

(0)
Bagikan:

Sebuah fabel yang mengandung nilai moral, dengan ilustrasi menarik dan bahasa yang cukup sederhana untuk si Kiddo adalah fabel berjudul “Nasihat Burung Kenari.” Fabel ini karya dari Yudhistira Ikranegara, dan diterbitkan oleh Lingkar Media. Sebuah fabel yang tidak hanya mengandung unsur cerita, tetapi Penulis juga memberikan nasihat dan pesan yang dapat diajarkan orang tua kepada anaknya begitu usai membaca fabel ini.

Dikasihkan seekor burung kenari, bernama Ari. Ari digambarkan sebagai burung yang penuh perhatian dan senang memberikan nasihat kepada teman-temannya. Saat Ari bertemu dengan Bu Merpati yang sedang membaca buku, ia mengingatkan supaya Bu Merpati istirahat, karena matanya bisa lelah karena terlalu lama membaca buku. Ari juga menasihati Pak Owel (burung hantu) untuk beristirahat karena badannya yang oleng ke kanan dan ke kiri, akan tetapi datanglah Kuti, si burung kutilang. Kuti memperingatkan Ari untuk memperhatikan dirinya sendiri dan jangan terlalu mengkhawatirkan teman-temannya. Namun Ari tidak jemu-jemu menasihati dan memperingatkan teman-temannya.

Hingga suatu hari, Ari bertemu dengan Kuti yang saat itu matanya merah. Ari menyarankan supaya Kuti pergi ke dokter Bangau untuk diperiksa. Kuti pun setuju diperiksa matanya. Ternyata, matanya Kuti merah karena debu. Oleh karena itu, dokter Bangau memberikan obat tetes mata kepada Kuti. Akhirnya mata Kuti sudah sembuh, dia berterima kasih kepada Ari yang selalu menasihati teman-temannya dengan nasihat yang baik.

Sebuah fabel yang sederhana, tetapi begitu banyak pelajaran yang dapat kita ambil. Dari teman-teman Ari, kita mendapat pelajaran bahwa ketika tubuh sudah lelah dan capek, sebaiknya kita beristirahat, sebab memaksa diri terlalu keras juga tidak akan baik. Dari Ari, kita mendapatkan pelajaran bahwa memperhatikan sesama, memberikan nasihat yang positif, dan memberikan saran yang tepat adalah tindakan yang tepat.

Akhirnya setelah membaca buku ini, saya menyampaikan pesan-pesan ini kepada Si Kiddo untuk belajar memiliki sifat-sifat seperti Ari yaitu, peduli dengan sesama, memberikan nasihat yang positif, dan memberikan saran yang tepat. Ketika kasih dan perhatian kepada sesama mulai pudar, kita harus menanamkan hal-hal baik kepada anak-anak kita juga menjadi pribadi dengan karakter yang baik, kuat dan tangguh. Melakukan banyak hal baik, dunia ini akan menjadi lebih indah.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda