Rizki Imayani 05 Feb 2020

Koki Keluarga, Ibu dari 2 Gadis Kecil

Panen Pokchoy di Kebun Depan Rumah (Kalau di internet sayuran ini namnaya PAKCOY/ BOK CHOY)

(0)
Bagikan:

Pagi ini si Kakak begitu bersemangat ketika melihat barisan sayur pokchoy yang berderet-deret siap dipanen. Tak kalah semangatnya saat ia mendapatkan kesempatan dari saya yang membolehkannya untuk memanennya. Kami pun memanen pokchoy di depan kebun rumah kami. Saat memanen, Kiddo berteriak kepada saya bahwa satu kuntum pokchoy yang dipetiknya bentuknya seperti bucket bunga yang indaah sekali. Hal itu menambah antusias Kiddos dalam memanen.

Panen sayur pokchoy di kebun kami ini merupakan panen pertama kalinya. Saya iseng-iseng menanam sayur dan buah-buahan. Niat awal saya hanya sekedar mencarikan aktivitas saya dan Kiddos tentunya. Keisengan kami mendapatkan hadiah dari Tuhan. Alhamdulillahh dalam panen kali ini kami mendapatkan sekitar enam belas kuntum besar pokchoy. Itupun masih belum semua. MasyaAllahh..

Kiddos sampai menanyakan kepada saya "Untuk apa ya bunda segini banyak sayurnya ini? Dan bisa dipakai untuk masak apa aja?" Saya bilang, "Tentu saja sayur-sayur ini tidak hanya untuk kita sendiri. Karena akan busuk kalau kelamaan di kulkas. Jadi, sayur-sayur ini akan kita bagi-bagikan ke tetangga-tetangga, teman-teman Bunda dan teman-teman Kakak". Jawab saya.

Saya jelaskan pula bagaimana indahnya berbagi, betapa menyenangkannya berbagi. Tidak lupa saya masukkan perintah Tuhan untuk selalu berbagi kepada sesama, saling memberi hadiah, bagaimana indahnya silaturahmi,menjaga hubungan baik antar tetangga. Di akhir penjelasan, saya sampaikan pada Kiddos bahwa sayur pokchoy bisa dimasak untuk campuran mie kesukaan Kiddos, dioseng dengan daging slice atau udang, dan bisa dimasak apapun.

Yuk Mommies dan Daddies. Ajari anak berkebun...! Menanam sayur dan buah-buahan sebetulnya tidak membutuhkan lahan yang besar. Kita bisa memakai teknik hidroponik maupun bisa menanamnya di polibag. Pun, sayuran atau buah-buahan sangat mudah perawatannya ketika ditanam. Kita tinggal membeli bibit berupa biji atau bibit kecil sayur atau buah yang sudah tumbuh. Tinggal rajin menyiraminya saja tiap pagi dan sore.

Serta sedikit pengetahuan tentang tumbuhan tersebut. Apakah tumbuhan itu membutuhkan banyak air atau tidak. Serta seberapa seringkah harus disiramnya. Sekali lagu Mommies, Daddies.. libatkan Kiddos yaa untuk mengeceknya setiap hari. Karena akan menjadi hal yang seru sekali.

Dengan berkebun banyak sekali hal yang akan mereka dapatkan nantinya loh. Yang pertama tentunya mengajari mereka untuk belajar bertanggung jawab memelihara dan merawat tumbuhan dan sayur-sayuran mereka. Bukan hanya akan menambah pengetahuan mereka tentang jenis tumbuhan, sayuran atau buah-buahan tertentu. Tetapi juga kita bisa menyisipkan banyak hal didalamnya. Rasa tanggung jawab, rasa syukur kepada Tuhan, rasa berterimakasih kepada Tuhan alam dan tumbuhan-mereka. Selain itu kita sebagai parents akan lebih mudah menyusupi pengetahuan-pengetahuan dasar mengenai sayur atau buah-buahan tersebut.

Dari mulai namanya, cara menyiramnya, seberapa banyak air yang dibutuhkannya, seberapa sering harus disiram, macam-macam pupuk, bagaimana harus merawatnya, bagaimana agar terus berbuah dan subur, jenis-jenis hama tumbuhan, bagaimana menanggulangi hama-hama tersebut, jenis-jenis makhluk yang membantu menyuburkan tanaman dari mulai cacing tanah, ulat, termasuk siklus hidup mereka, dan lain sebagainya.

Banyak yang akan mereka petik dan tangkap. Yang paling penting, kita harus menjelaskan pada mereka dengan bahasa sesederhana mungkin. Dan Mom, percayalah tanpa kita sadari, semua pengetahuan dasar itu akan mereka serap sempurna loh... Karena mereka mempraktekannya sendiri dan melakukan ritual merawat tumbuhan mereka dengan sendirinya. Kita pun juga harus turut serta menemani kiddos merawat tumbunannya ya moms. Kita ikut mengecek tumbuhannya, jangan sampai kekeringan atau terlalu banyak airnya.. karena bisa busuk dan malah mati. Kita juga harus ikut membantu mengecek tumbuhan itu bebas dari hama serangga maupun tikus.

Dengan adanya kegiatan berkebun, saya berharap Kiddos bisa mengenal dan belajar banyak tentang tumbuhan dan semua yang ditemuinya di kebun. Yuk Mommies dan Daddies mulai berkebun. Agar kita bisa memakan sayur dari kebun sendiri dan membantu bumi agar tetap hijau..

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda