Rizki Imayani 15 Feb 2020

Koki Keluarga, Ibu dari 2 Gadis Kecil

6 Manfaat Mengonsumsi Telur Ikan

(0)
Bagikan:

Mom, kita semua tahu bahwa Ikan adalah makanan sumber protein dan lemak yang baik. Namun jika selama ini Mommies dan Kiddos hanya mengonsumsi dagingnya saja, kenapa tidak coba juga mengolah telur ikan? Apakah Mommies dan Kiddos ada yang pernah makan telur ikan?

Gizi telur ikan tidak kalah dengan dagingnya lho Mom. Manfaat telur ikan ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata nihh Mom. Apalagi manfaatnya bagi Kiddos. Bagi Mommies dan Daddies penggemar sushi, telur ikan tentu sudah tidak asing lagi. Butiran-butiran kecil berwarna orange atau cokelat gelap ini kerap dijadikan penghias dan teman bersantap sushi, yang diletakkan di atas sushi tersebut.

Meskipun ukurannya kecil, ternyata telur ikan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Telur ikan yang biasa disajikan bersama sushi dapat diambil dari berbagai jenis ikan, seperti salmon, herring, sturgeon, dan capelin. Warna telur ikan pun dapat berbea-beda, tergantung dari jenis ikannya. Beda jenis ikan akan memproduksi telur yang berbeda. Penggemar sushi mungkin familiar dengan telur-telur bulat kecil berwarna oranye terang. Ini adalah telur salmon. Ikan lainnya, misalnya kakap, gurame, dan ikan mas memiliki telur-telur kecil yang berkerumun menjadi satu kelompok besar.

Menurut sebagian orang yang suka dengan makanan ini pasti akan merasakan sensasi gurih dan nikmat yang luar biasa dalam setiap kecap. Namun, tidak semua orang suka dengan telur ikan. Bagi yang tidak suka, biasanya akan merasa jijik ketika mengunyah makanan ini, terlebih jika baunya masih amis. Sehingga tak jarang banyak yang membuangnya. Nah Mom, beda jenis ikan akan berbeda pula nilai gizinya. Nah, lalu apa saja sih manfaat dan efek samping telur ikan untuk kesehatan? Secara umum, berikut adalah kandungannya:

1. Kaya Gizi
Telur ikan merupakan salah satu jenis makanan yang sangat kaya akan gizi baik dan protein sehingga baik dikonsumsi untuk membantu pembentukan otot. Bagi anak yang dalam usia pertumbuhan, cukup disarankan mengonsumsi telur ikan secara rutin dalam takaran normal.

2. Kaya Vitamin dan Mineral
Telur ikan juga sangat kaya akan vitamin yang bisa memasok lebih dari 11 persen kebutuhan tubuh. Dari hasil lab, ditemui hasil bahwa kandungan vitamin dari telur ikan bisa menyetarai beberapa gelas jus buah. Tentu saja, jumlah itu bukan jumlah yang sedikit bukan? Vitamin dan mineral yang ada di dalam telur ikan juga cukup banyak dan bervariasi, contohnya vitamin B12 yang baik untuk kesehatan otak. Vitamin D dibutuhkan agar tulang semakin kuat, kalsium yang menjadi zat pembangun utama pada tulang, serta sedikit magnesium dan zat besi. Telur ikan juga bisa kita jadikan makanan sumber mineral selenium, karena cukup banyak kandungannya. Selenium sendiri bertugas untuk mencegah kerusakan sel serta berperan penting dalam pengobatan penyakit kanker.

3. Kaya Lemak Baik Omega 3
Jenis lemak yang dimiliki oleh ikan adalah lemak baik, yaitu lemak tidak jenuh dan asam lemak omega 3. Lemak baik ini pun “diwariskan” pada telur-telurnya. Sebuah studi menyatakan bahwa pada 85 gram telur ikan kakap terdapat 7 gram lemak yang setengahnya merupakan jenis lemak tidak jenuh. Di dalam tubuh, lemak tak jenuh akan membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Omega 3 memang menjadi salah satu zat yang paling dicari dari semuat jenis ikan. Dari penelitian terakhir, ditemukan hasil bahwa telur ikan merupakan sumber tertinggi asam lemak omega 3.
Apalagi telur ikan itu adalah telur dari salmon, maka omega3 yang didapatkan akan semakin tinggi pula. Asam lemak omega-3 adalah jenis lemak baik yang dapat berfungsi sebagai antiinflamasi, mencegah pengentalan darah, menurunkan kolesterol dan lemak jahat di tubuh, serta membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Selain itu, eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang merupakan dua jenis asam lemak omega-3 juga berguna untuk perkembangan dan pertumbuhan otak anak. Tiga puluh gram telur ikan salmon mengandung lebih dari 1000 miligram asam lemak omega-3, 400 mg EPA, dan 500 mg DHA. Hal yang paling penting adalah telur ini kaya akan asam lemak omega 3, yang sudah terbukti dapat mencegah pembentukan radikal bebas, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, hingga membantu mendukung proses tumbuh kembang anak.

4. Kaya Nutrisi
Telur ikan baik untuk dikonsumsi, termasuk bagi Mommies yang sedang berdiet, karena mengandung rendah kalori, lemak, dan karbohidrat. Selain itu, telur ikan juga mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti protein, vitamin C, vitamin E, vitamin B2, vitamin B12, asam folat, fosfor, selenium, dan asam lemak omega-3.
Sekitar 30 gram telur ikan mengandung 6 gram protein. Jumlah tersebut kurang lebih sama dengan telur ayam berukuran besar (50 gram). Telur ikan juga mengandung beberapa antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan selenium yang dapat bermanfaat untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel di dalam tubuh. Protein dan selenium juga berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Vitamin B12 adalah vitamin penting untuk menjaga kesehatan saraf dan otak, serta membantu pembentukan energi. Selain itu, vitamin B12 juga penting untuk membantu pembentukan DNA dan sel darah merah.

5. Telur Ikan Kaya Antioksidan
Telur ikan salmon mengandung astaxanthin, antioksidan kuat yang memberikan warna oranye cerah pada telur ikan salmon. Astaxanthin diketahui dapat membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas, termasuk yang disebabkan oleh matahari. Selain itu, dalam telur ikan juga terkandung vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang, sendi, gigi, dan sistem kekebalan tubuh. Meskipun vitamin D dapat diperoleh dari matahari yang berlimpah di negara tropis seperti Indonesia banyak orang yang justru menghindari matahari karena takut kulitnya menghitam atau menua. Pemakaian tabir surya pun dapat mencegah sinar matahari menembus kulit dan mengaktifkan pembentukan vitamin D. Oleh karena itu, asupan vitamin D dari makanan menjadi sangat penting.

6. Kaya Protein
Tak diragukan lagi, kandungan protein yang ada di dalam telur ikan tidak kalah dengan dagingnya. Telur ikan cakalang mengandung beragam protein jenis asam amino yang dapat membantu tubuh untuk memperbaiki berbagai jaringan, membantu penyerapan kalsium, serta meningkatkan antibodi. Sementara per 100 gram telur ikan kakap diketahui mengandung sebanyak 24-30 gram protein. Telur ikan bisa kita jadikan alternatif sumber makanan protein sehari-hari.

Nah tapi Mom, ternyata dibalik semua manfaat itu ternyata telur ikan juga memiliki efek samping yang harus diperhatikan nih Mom. Sebab, telur ikan memiliki kandungan atau kadar sodium yang sangat tinggi. Terutama bagi telur ikan salmon yang dipakai pada sushi. Karena dalam pemrosesannya, telur ikan terlebih dahulu direndam di dalam air garam. Tiga puluh gram telur ikan mengandung 420 mg sodium, di mana batas maksimal asupan garam harian adalah 2300 mg, sehingga bisa memicu terjadinya tekanan darah tinggi, stroke, dan jantung. Perhatikan pula konsumsi telur ikan pada Mommies yang sedang hamil ya Mom, sebab diklaim memiliki kontaminan seperti merkuri. Juga ada batasan pengonsumsian telur ikan bagi Mommies terutama yang memiliki riwayat kolesterol atau darah tinggi, karena semua makanan yang dikonsumsi berlebihan tetaplah tidak baik, meskpun makanan tersebut diketahui memiliki manfaat untuk kesehatan. Tiga puluh gram telur ikan mengandung 165 mg kolesterol, di mana “jatah” konsumsi kolesterol sehari yang dianjurkan adalah 300 mg. Mommies yang memiliki alergi terhadap makanan laut juga harus berhati-hati sebelum menyantap telur ikan, meskipun memang jika seseorang alergi terhadap ikan, belum tentu ia juga akan alergi terhadap telur ikan. Pastikan Mommies mengonsumsi telur ikan yang segar dan tidak punya alergi terhadap telur ikan ya sebelum menyantapnya 💕

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda