Balita.co 06 Feb 2020

Teman Digital Keluarga Milenial

Skill Komunikasi Bisa Diajarkan ke Kiddo Sejak Dini lho!

(0)
Bagikan:

Semakin bertambahnya usia Kiddo orangtua harus semakin siap dengan lingkungan Kiddo yang semakin luas. Untuk menyambut lingkungan baru si Kiddo salah satu bekal yang wajib Mommies & Daddies persiapkan adalah soft skill salah satunya kemampuan berkomunikasi.


Mengapa skill komunikasi penting?


Dengan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, si Kiddo akan lebih percaya diri dan mudah berinteraksi dengan orang lain. Membekali Kiddo kemampuan berkomunikasi yang baik tentunya juga harus dibarengi dengan sikap Mommies & Daddies ya, karena role model si Kiddo adalah perilaku orang tua. Mengutip dari beritagar.id menurut Sally White, seorang motivator, cara melatih komunikasi Kiddo dengan orang lain adalah dengan orang tua memberikan contoh perilaku seperti menatap lawan bicara, dengarkan dengan saksama, matikan dan taruh perangkat komunikasi dan gawai ke dalam saku supaya keduanya terlibat dalam percakapan.


Nah, kali ini ada Kak Choky Saputra yang akan sharing pentingnya skill komunikasi untuk si Kiddo dari sudut pandang Kak Choky sebagai Pengajar Public Speaking, MC dan Announcer Radio.


“Skill komunikasi sangat perlu untuk anak-anak supaya ia tidak takut sama orang lain, ia bisa mengungkapkan apa yang ia inginkan dan komunikasinya terarah”, ucap Kak Choky.


Dari pengalaman Kak Choky, ia mulai mengajar public speaking sejak anak di usia kelas 3 Sekolah Dasar. Skill komunikasi sangat penting, ketika si Kiddo sudah mulai mengenal banyak kosa kata dan mulai mengenal lingkungan yang lebih luas.


“Biasanya saya berikan materi mulai dari opening, content dan closing”, demikian penjelasan dari salah satu announcer Radio Surabaya ini. Semua orang tanpa terkecuali pasti akan interaksi dengan orang lain dan diperlukan komunikasi yang baik agar lawan bicara mampu memahami apa yang menjadi topik pembicaraan. Seperti saat ngobrol dengan orang lain biasanya kita akan mulai dengan prolog, monolog dan epilog supaya komunikasi yang baik terjadi.


Untuk belajar public speaking ini, Kak Choky menggunakan metode pendekatan dengan si Kiddo yang dibuat nyaman, menggunakan bahasa ibu si Kiddo sehingga tiap individu akan berbeda penagananya. Jika sudah nyaman si Kiddo akan dilepas di depan kelas untuk berbicara di depan teman-temannya.


Menurut salah satu MC Surabaya ini, memanfaatkan teknologi yang ada sekarang juga cukup membantu si Kiddo untuk mengasah skill komunikasinya “Biasanya saya berikan mereka tugas untuk membuat vlog, unboxing, review barang, dll. Mereka cukup antusias untuk mengerjakan tugas tersebut terkadang ada yang nagih lagi karena mereka menikmati.”


Memberikan reward adalah salah satu cara Kak Choky untuk memotivasi si Kiddo supaya terus belajar. Selain itu juga pembentukan attitude sangat penting “Menurut aku belajar skill komunikasi saja gak cukup, tapi attitude juga harus menjadi fokus utama. Percuma kan “jago ngomong” kalau bad attitude”.


Nah, beberapa kasus yang menjadi tantangan Kak Choky ketika belajar di bidang ini adalah anak yang di rumah “jago ngomong” ketika di kelas justru menjadi pendiam. Maka ini akan dilakukan tahap pendekatan yang lebih khusus supaya si Kiddo mau belajar.


Nah Mommies & Daddies, jika si Kiddo masih berusia dibawah tiga tahun menurut Kak Choky belajar skill komunikasi bisa dilakukan dengan menjadi pendengar ketika Kiddo ngomong, kemudian Mom & Dad bisa mendongeng padanya karena bisa membantu si Kiddo memliki daya imajinasi yang baik. Dan tentunya Mommies & Daddies harus lakukan ini sesering mungkin ya supaya skill komunikasi si Kiddo terasah dengan baik.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda