Balita.co 07 Feb 2020

Teman Digital Keluarga Milenial

Membangun waktu berkualitas melalui Kids and Mom Activity

(0)
Bagikan:

Seorang perempuan yang akrab dipanggil Mrs. Dhiva mencoba gebrakan baru dengan menerapkan metode belajar Bahasa Inggris menyenangkan melalui sebuah Parent & Kids activity.


Melihat fenomena sosial dimana beberapa anak yang masih tidak mau pisah dengan si Mommies ketika akan belajar Bahasa Inggris maka tercetuslah salah satu ide aktivitas untuk Mom atau Dad & Kiddos.


“Jika melihat kondisi si Mom yang harus menemani anak disampingnya, mengapa si Mom tidak ikut belajar bersama si Kidddos saja. Bahasa Inggris sekarang juga dianggap sebagai bahasa asing yang wajib dikuasai orang, maka orang tua juga tidak boleh ketinggalan ya. Supaya orang tua juga bisa mengimbangi si Anak” Tutur Mrs Dhiva


Dua kelas perdana berhasil diselenggarakan oleh Mrs. Dhiva dan tim yang mengusung tema puzzle and shape colour untuk kelas pertama dan flower for my Mom untuk kelas dua.


Berangkat dari private courses yang sudah dijalankan Mrs. Dhiva selama beberapa tahun, akhirnya Mrs Dhiva dan suami memulai untuk mengembangkan skill nya menjadi sebuah lembaga yang diberi nama ESLBEE. Nama ESLBEE ini sendiri memiliki harapan tersendiri untuk Mrs. Dhiva dan tim diamana ESLBEE merupakan singkatan dari English as a Second Language Bee. Bee disini memang berarti lebah tapi secara etimologi BEE disini mengartikan sekumpulan orang-orang yang memiliki kegiatan dan tujuan tertentu, seperti sedang menenun atau belajar bersama.


Pada lembaga ini tersedia tiga kategori course ada private course, company training, dan Mom or Dad activity. Untuk private course dan company training jam belajar sesuai kesepakatan sedangkan untuk Mom or Dad and Kids activity di weekday dengan jam sesuai kesepakatan.


Dari kelas yang sudah terselenggara pada hari Kamis, 30 Januari 2020. Di kategori Mom & Kids Activity, masing-masing Mom & Kids bekerjasama untuk membuat bunga kertas yang diletakkan di pot.


“Saya ingin setiap kelas pertemuan ini lebih privat antara Ibu dan si Anak. Saya ingin berfokus pada kualitas daripada kuantitas. Maka, saya batasi kuotanya hanya 6-7 couple saja. Selain tujuan utamanya belajar Bahasa Inggris bersama antara anak dan Ibu, kelas ini juga tempat Mom dan si Kiddo untuk bonding time. Selain itu juga ada rules yang harus dipatuhi oleh para peserta seperti full menggunakan Bahasa Inggris saat kelas berlangsung. Tidak bermain gadget, saling sapa dan mau belajar satu sama lain”. Penjelasan dari Mrs. Dhiva


Pada kelas Mom & Kids activity ini dilaksanakan selama satu jam. Aktivitasnya yang pertama Mommies & Kiddos belajar terlebih dahulu part of flowers lanjut dengan membuat craft dengan kertas yang disusun menjadi bunga didalam pot.


Gimana, menyenangkan ya Momies & Daddies? Belajar jadi lebih happy karena ada variasi aktivitas di dalamnya. Jadi anak tidak akan merasa bosan.


Meskipun sifatnya adalah belajar dan bermain, Mrs. Dhiva menjelaskan jika sebelum pelaksanaan kelas ia harus membuat action plan. Action plan ini digunakan untuk membuat analisis tentang apa yang dibutuhkan dan diharapkan setelah kelas berlangsung.


“Saya ingin semua peserta yang gabung memang punya niat belajar, butuh bisa bukan karena paksaan. Ini berlaku untuk seluruh kategori, karena percuma belajar tapi tidak masuk menjadi pengetahuan baru karena ada beban yang bukan kemauan sendiri” Ujar Mrs. Dhiva


Rencana terdekat Mrs, Dhiva ingin membuat kelas kategori Mom & Dad Activity setiap hari selama weekday. Karena dua kelas yang sudah terselenggara kesempatan Mommies untuk bonding dengan Kiddos maka selanjutnya Dadies yang akan bonding dengan Kiddos.


Nah, untuk Mommies & Daddies yang tinggal dikawasan Surabaya meluncur yuk ke IG ESLBEE @be_eslbee untuk info lebih lanjut .


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda