Amidya Tri Agusti 20 Feb 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Serunya Berwisata Sejarah ke Candi Prambanan

(0)
Bagikan:

Candi, merupakan pesona keindahan dan bukti nyata kejayaan kerajaan-kerajaan di masa lalu. Kejayaan sebuah kerajaan, sering kali ditandai dengan berdirinya sejumlah candi dan prasasti yang ada. Demikian pula, Candi Prambanan yang berdiri elok di perbatasan Klaten dan Yogyakarta, menjadi bukti nyata kejayaan Kerajaan Mataram Hindu.

Kami sungguh bersyukur, karena dapat membawa si Kiddo melihat dan sekaligus berwisata sejarah di Candi Prambanan. Dan, ini adalah pertama kalinya si Kiddo melihat candi. Tujuan kami membawa si Kiddo ke Candi Prambanan, supaya dia melihat hal baru yang belum pernah dia temukan saat kami berada di kota Batam. Oleh karena itu, saat kami liburan ke Solo, kami mengatur waktu dan membawanya mengunjungi Candi Prambanan.

Menurut kami, Candi Prambanan adalah satu dari sekian banyak candi yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang ramah anak. Mengapa ramah anak? Pertama, banyak area hijau dan taman di pelataran candi. Kedua, ada
beberapa tempat bermain anak seperti ayunan dan seluncuran. Ketiga, ada museum dan candinya sendiri yang dapat dieksplore oleh anak. Selain itu, anak-anak dibawah usia 5 tahun masih mendapat fasilitas bebas tiket, sementara untuk orang dewasa dalam golongan wisatawan domestik akan dikenakan tiket masuk seharga Rp. 40.000,-.

Sesampainya kami di Candi Prambanan, mulailah kami menceritakan sejarah yang kami ketahui tentang candi ini kepada si Kiddo. Sembari kami menjawab pertanyaannya yang menunjuk batu, arca, atau apa saja yang dia tunjuk. Sekalipun mungkin dia tidak paham, rupanya si Kiddo mendengarkan Bapaknya yang bercerita panjang lebar tentang candi ini. Puas berlarian di taman sekitaran candi, kami pun membawanya naik ke area utama

Candi Prambanan, Nah, itu area ini jika kita ingin di sana, kita harus ekstra waspada ya Mom. Sebab banyak tangga, pasir, dan ramainya pengunjung yang datang, sehingga kita harus lebih waspada dan berhati-hati mengawasi Kiddos. Di area utama ini,
rupanya si Kiddo masih asyik berlarian dan sembari memegang tumpukan batu yang disusun indah menjadi candi. Bersama Sang Bapak, si Kiddo mencoba masuk ke Candi Nandi, candi dengan ukuran kecil dan anak tangga yang tidak terlalu banyak. Sehingga si Kiddo pun harus berhati-hati saat naik dan turun tangga. Setelah itu, berdirilah kami di depan Candi Siwa yang seringkali disebut ada Patung Roro Jonggrang. Sekian jam, kami mengeksplore tempat ini, rupanya tidak membuat si Kiddo kecapean. Dia justru senang dan tertarik untuk melihat ke dalam dan luar candi.

Senang sekali, kami berkesempatan membawa anak kami ke Candi Prambanan. Selain berekreasi, si Kiddo pun belajar hal baru yaitu mengenal candi, patung, dan benda-benda lainnya yang ada di pelataran Candi Prambanan. Belajar hal baru tidak hanya membuat si Kiddo senang, kami pun sebagai orang tua juga senang karena bisa mengasuh sembari berekreasi bersama anak dan keluarga.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda