Ida Ambar 29 Mar 2020

Copywriter Balita.co

Bahaya Coklat yang Mengintai Bayi

(0)
Bagikan:

Coklat adalah salah satu makanan yang disukai anak-anak, bahkan orang dewasa juga ya Mom & Dad. Banyak makanan berbahan coklat yang disajikann menarik untuk menarik minat konsumen. Coklat memiliki dampak baik untuk kesehatan namun juga memiliki dampak buruk terutama untuk anak-anak dibawah dua tahun.

Dilansir dari kumparan menurt ahli gizi Lowri Turner mengungkapkan bahwa bayi berusia dibawah 18 bulan harus menghindari cokelat, terutama dark chocolate dan milk chocolate atau cokelat yang mengandung banyak susu.

Mengapa begitu?

Sistem pencernaan si Kiddo belum bisa mencerna makanan padat. Coklat merupakan makanan padat mengandung lemak yang sulit untuk dicerna oleh usus. Proses pencernaan lambung memiliki waktu normal selama 6 jam namun proses pencernaan coklat bisa lebih daroi 10 jam lho. Proses pengosongan lambung yang lama, akan berdampak tidak normalnya sistem penceraaan si Kiddo karena lambung akan terus bekerja.

Sisa coklat yang menempel bisa merusak gusi dan gigi si Kiddo. Coklat akan lebih beresiko merusak gigi si Kiddo jika dikonsumsi dengan tambahan gula. Namun jika setelah mengkonsumsi coklat si Kiddo membersihkan giginya ini akan mengurangi resiko gigi berlubang ya Mom. Selain itu jenis coklat dan jumlah yang dikonsumsi berpengaruh, sehingga perhatikan betul batasi seberapa banyak coklat yang boleh dikonsumsi si Kiddo.

Kafein yang terkandung dalam coklat bisa membuat si Kiddo kecanduan lho Mom, anak akan meminta coklat terus-terusan. Karena lemak yang terkandung dalam coklat tinggi dan sulit dicerna hal ini bisa membuat terjadinya masalah obesitas serta diabetes di masa depan.

Meskipun si Kiddo suka coklat, batasi konusmsinya ya Mom. Supaya si Kiddo tetap sehat dan terhindar dari bahaya yang mencancam tubuhnya.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda