Amidya Tri Agusti 12 Mar 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Menyiapkan Kiddos menjadi Kakak Bagi Calon Adik

(0)
Bagikan:

Kiddos yang pada umumnya adalah anak pertama, harus dipersiapkan menjadi Kakak bagi adiknya. Kapan mereka harus dipersiapkan menjadi kakak? Mommies harus menyiapkan mereka menjadi Kakak, sejak Mommies positif hamil. Sejak awal kehamilan, Mommies harus sampaikan kepada si Sulung bahwa mereka akan punya adik. Bagi beberapa Mommies, kehamilan kedua tidak hanya membawa kebahagiaan, tapi kadang kecemasan juga bagaimana si Sulung bisa beradaptasi dan menerima keberadaan di adik tanpa ada rasa cemburu.
Berikut ada beberapa tips yang dapat Mommies lakukan untuk menyiapkan si Sulung menjadi Kakak bagi adiknya. Tips ini saya dapatkan hasil konsultasi dengan Dokter Kandungan yang menangani saya saat kehamilan anak kedua, kiranya boleh bermanfaat bagi Mommies semuanya.
1. Ajak Kakak saat check up rutin ke Dokter Kandungan
Saya sendiri, saat pertama mengetahui sedang hamil anak kedua, saya merasa bahagia sekaligus cemas. Cemasnya dalam arti, si Kakak masih berusia 2,5 tahun dan saya menganggap dia masih kecil. Dilema pun terjadi, senang dia akan memiliki adik, tapi
cemas bagaimana dia akan mengenal adik itu seperti apa. Oleh karena itu, saat pertama kali positif hamil, saya sampaikan kepada anak saya, "Nak, sekarang Ibu sedang hamil, kamu akan menjadi Kakak dan akan memiliki Adik." Setelah itu, saya mengajaknya periksa ke Dokter Kandungan. Dari situ, rupanya Dokter juga menjelaskan dengan sederhana bahwa si Kakak akan memiliki Adik. Bahkan saat pemeriksaan dengan USG, Dokter saya juga melibatkan anak saya ini untuk mengenal ini loh calon adiknya yang masih berada di perut ibunya. Dokter juga memberi buku catatan pemeriksaan rutin dengan gambar ibu dan bayi, dan menjelaskan lagi kepada anak saya. Wah, rupanya memang perlu mengajak si Sulung saat pemeriksaan rutin bulanan, sebab Dokter pun turut menjelaskan kepada si Kiddos dan menolongnya untuk siap menjadi Kakak.
2. Kenalkan Kakak tentang pada apa itu adik pada kawannya yang sudah memiliki adik
Kiddos yang merupakan anak Sulung, tentu memiliki kebiasaan di rumah hanya bersama orang tuanya saja. Oleh karena itu, Dokter saya ini menyarankan untuk mengajak si Kiddo mengunjungi teman sebayanya yang sudah memiliki adik. Kebetulan teman-teman sebaya si Kiddo kebanyakan sudah memiliki adik, jadi kami mengajaknya bermain ke rumah temannya. Saat ada teman Suami yang melahirkan, saya ajak si Sulung untuk turut menjenguk bayi. Dan, kami jelaskan adik bayi seperti apa secara sederhana. Dari kunjungan itu pun, si Kiddo tahu bahwa temannya juga memiliki adik, dan dia pun tidak lama lagi akan memiliki adik juga.
3. Tunjukkan foto Kakak saat masih bayi
Menunjukkan foto si Kiddo saat masih bayi bertujuan untuk memberitahu mereka, bahwa mereka dulu juga lahir saat bayi masih kecil, hingga sekarang si Kiddo bertambah besar dan bisa melakukan berbagai hal. Tunjukkan bahwa adik bayi juga akan seperti dirinya dulu, tapi pada akhirnya si bayi akan tumbuh dan menjadi besar seperti si Kakak hingga bisa menjadi teman bermain untuk Kakak di rumah.
4. Jelaskan sederhana apa itu adik dan perannya sebagai Kakak
Setelah Mommies hamil, jelaskan juga bahwa si Kiddo akan menjadi Kakak. Jika sebelumnya kita memanggil si kecil dengan sebutan "Adik sekarang Mommies dan Daddies bisa memanggilnya " Kakak, Mba, Mas, Abang" . Sebutan ini juga menunjukkan perannya dan statusnya akan berubah. Jelaskan secara sederhana juga apa itu adik bayi. Dengan bahasa sederhana, diharapkan si Sulung dapat bersiap menjadi Kakak dan siap menyambut adik bayinya saat lahir nanti. Selamat mencoba ya Mom.. :)

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda