Chitra Astriana 08 Oct 2019

Co-Founder Balita

Main Ular Tangga Raksasa Bareng Teman Baru

(0)
Bagikan:

Dulu kami (atau saya, lebih tepatnya) sempat khawatir dengan kemampuan sosialisasi anak yang mungkin kurang terasah karena dia belum bersekolah dan tidak punya saudara. Interaksi dengan teman sebaya cuman terbatas dengan main dengan keponakan tetangga sebelah rumah yang sesekali main ke rumah. Kalau kami ajak playdate dengan anak teman-teman, awalnya ia pun enggan bermain bersama.

Namun, ternyata belakangan ini kami mulai melihat perkembangan yang signifikan di kemampuan sosialisasinya. Mungkin juga karena ia sudah lebih matang dan kebutuhan untuk bersosialisasi itu mulai ada. Ia sekarang mulai bisa bermain bersama anak lain, tanpa dorongan dari kami. Kalau kami perhatikan, ia pun cenderung lebih nyaman bermain bersama dengan anak-anak yang lebih besar atau kalau dengan yang seumuran, cenderung lebih suka dengan anak-anak yang lebih pendiam.

Seperti hari itu, waktu kami bermain ke Pakuwon Mall, setelah selesai makan, ia mengajak saya bermain ular tangga raksasa. Awalnya ia bermain dengan saya, tetapi kemudian datang seorang anak perempuan yang juga ingin ikut main. Akhirnya, setelah sempat bermain bertiga, saya pun pelan-pelan mundur dari area permainan dan ternyata mereka berdua tidak berhenti. Saya menonton dari pinggir sambil tentu saja menyempatkan diri untuk mengabadikan momen ini. Lagi-lagi, saya terharu sendiri melihat si Kiddo yang semakin lama semakin kehilangan 'kebayiannya'.

Akhirnya, saya jadi lebih bisa meyakini bahwa segala sesuatu memang ada waktunya. Ada hal-hal yang tidak bisa kita paksakan atau upayakan untuk terjadi lebih cepat dari semestinya. Anak punya masa perkembangannya sendiri dan selama kita fasilitasi dengan berabagai kesempatan untuk mencoba, mendapat berbagai pengalaman, dan tentunya untuk berbuat kesalahan, ia akan sampai di sana pada waktunya sendiri, dengan caranya sendiri. ☺️

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda