Chitra Astriana 09 Oct 2019

Co-Founder Balita

Membiasakan Anak Membantu Merawat Tanaman

(0)
Bagikan:

Salah satu kegiatan yang rutin kami lakukan setiap pagi dan sore hari adalah menyiram halaman. Kami biasa menghabiskan setidaknya 15-30 menit menyirami rumput dan pohon yang ada di halaman kami. Sambil menyiram, kami akan bercerita bagaimana tanaman itu tumbuh. Kalau diberi cukup air dan dibiarkan terkena sinar matahari terus-menerus, lama-kelamaan ia akan tumbuh besar. Kalau kita lupa menyiram dan membiarkannya jadi kering, maka lama-kelamaan tanaman itu bisa mati.

Sambil menyiram, sesekali kami pun mengajak tanaman-tanaman itu bicara, "Selamat pagi, Pohon Mangga. Cepat besar ya." Rasanya dengan begitu si Kiddo jadi punya kesadaran kalau tanaman-tanaman itu hidup, walaupun mereka tidak kelihatan aktif bergerak dan bersuara seperti manusia atau hewan.

Si Kiddo suka sekali ikut membantu. Kadang ia ingin memegang selang dan menyiramkan air ke segala penjuru, dan kadang ia menggunakan alat bantu lain untuk menyiram. Kali ini, ia memakai bekas kotak susu untuk menampung air dan menyiram pohon mangga kecilnya sedikit demi sedikit. Rupanya cara ini lebih aman dan nyaman buat kami semua. Buat si Kiddo, menyiram dari kotak susu mungkin terasa lebih seru daripada menyiram dari selang (karena sepertinya itu sudah biasa) dan buat kami, ternyata lebih sedikit resiko cipratan air membasahi area yang tidak seharusnya ikut basah.

Pelan-pelan, seiring bertambahnya usia si Kiddo, kami pikir menyiram tanaman ini adalah salah satu pekerjaan rumah yang cukup aman untuk didelegasikan kepadanya. Pada waktunya, ia perlu ikut bertanggung jawab merawat rumahnya, tetapi sekarang kami biarkan ia menikmati dulu sensasi diberi kepercayaan untuk ikut membantu.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda