Amidya Tri Agusti 10 May 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Mengelola Emosi Mommies saat Menghadapi Tingkah si Kiddo

(0)
Bagikan:

Menjadi seorang Ibu memberikan pada kita pengalaman yang luar biasa. Bahkan terkadang kita merasakan berbagai emosi baru dalam hati kita yang sebelumnya tidak pernah kita rasakan. Rasa mengasihi Kiddos, rasa bahagia melihat Kiddos tumbuh sehat dan bahagia, rasa sedih saat Kiddos sakit, bahkan rasa marah apabila Kiddos bersikap yang bertentangan dengan apa yang kita inginkan. Untuk itu, seorang Mommies pun perlu belajar untuk mengelola emosi dengan baik. Kemungkinan apabila rasa bahagia, sayang, dan bangga merupakan bentuk emosi yang positif. Namun, saat kita sedang marah bahkan sebal dengan perilaku Kiddos, terkadang kita bisa hilang kontrol dan meluapkan emosi dengan kurang tepat. Lalu, bagaimana caranya kita dapat mengelola emosi kita?

1. Bersabar
Kunci utama saat kita sedang marah dan sebal dengan Kiddos adalah dengan bersabar. Dengan bersabar, kita akan lebih berpengertian dan dapat mencerna sebuah kejadian sebelum bereaksi terhadap kejadian tersebut. Pernah suatu kali, saya agak sebal dan sedih dengan anak saya karena anak saya beberapa kali melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM). Memang GTM sering kali terjadi pada Kiddos, tetapi terkadang sebagai seorang Ibu, kita berpikir bahwa sudah melakukan saya sudah melakukan yang terbaik untuk anak. Berusaha bangun pagi, belanja sayur, memasak nasi dan sayur, lalu sesegera mungkin menyuapi anak saya. Bahkan menu makanannya setiap hari saya pikirkan, saya buat bervariasi supaya anak saya mau makan. Akan tetapi, karena si anak sedang GTM mulailah dia berperilaku yang sering kali memancing emosi. Jika sudah begini apa yang harus kita lakukan? Bersabar! Ambil nafas panjang, lalu mulailah urai masalah yang ada. Sekalipun hati begitu sedih karena anak tidak mau makan, tapi dengan bersabar maka hasil yang keluar pun dapat merupakan tindakan yang jauh lebih baik dan tidak menyakiti si anak sendiri.

2. Mengurangi Kekerasan Verbal pada Kiddos
Terkadang tanpa kita sadari, saat kita sedang emosi kita dapat mengucapkan kata-kata yang kurang baik. Bahkan tak luput kita mengucapkan kata-kata yang melukai anak. Untuk itu, perlu sekali untuk mengurangi kekerasan verbal pada Kiddos. Terlebih Kiddos memiliki memori yang dapat menyimpan peristiwa yang terjadi dalam hidupnya. Oleh karena itu, berusaha untuk menyampaikan emosi kita kepada Kiddos dengan memilih kata-kata yang tidak melukai perasaan Kiddos. Jangan lupa memberikan label kepada Kiddos, misalnya "kamu anak nakal, kamu bandel, dan sebagainya" Namun saat Kiddos mulai berperilaku yang memancing emosi kita usahakan untuk melakukan pendekatan yang baik dan tanyakan bagaimana perasaannya dan apa keinginannya.

3. Berusaha Tidak Terus Menerus Mengontrol Kiddos
Salah satu sifat yang melekat pada seorang Ibu adalah mengontrol anak. Kita memperhatikan anak sedang apa, bermain apa, membaca apa, semua yang anak lakukan tidak lepas dari mata kita. Untuk itu, sebaiknya kita berusaha menjadi orang tua yang mengontrol anak namun dalam arti yang positif. Sebab, dalam Psikologi Perkembangan Anak, gaya controlling dalam parenting dapat menyebabkan disasosiasi pada diri anak. Anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang merasa terkekang, dan dapat menjadi saat mereka dewasa kelak. Maka berikan saja batasan kepada anak, dan terus dampingi dia. Untuk keputusan yang ingin anak ambil pun kita bisa berdiskusi dan memilih yang terbaik untuk anak dan kita.

4. Bersikap Tenang
Mengelola emosi dengan baik sangat memungkinkan kita menjadi pribadi yang tenang. Saat Kiddos berbuat ulah, kita sebaiknya tenang dan tidak langsung marah-marah. Pertama anjurkan untuk melakukan yang lainnya, jika Kiddos masih berulah, Mommies bisa alihkan perhatiannya dan ajak melakukan aktivitas yang lain. Atau jika saat Kiddos tantrum, sebaiknya kita juga tenang. Jangan suruh anak untuk diam dan berhenti menangis. Justru biarkan mereka menangis, nanti kalau dia sudah merasa puas, mereka akan berhenti dengan sendirinya. Setelah mereka selesai tantrum, jangan marahi anak, tapi beri penjelasan baik-baik dan berikan pelukan untuk anak.

5. Ajarkan Kiddos juga untuk Mengelola Emosi
Kiddos akan meniru apa saja yang dilihatnya dari orang tuanya. Oleh karena itu, apabila kita dapat mengelola emosi dengan baik, hal ini akan sangat bermanfaat untuk Kiddos di masa yang akan datang. Ketika Kiddos bertumbuh dan berkembang, lambat laun mereka pun dapat menyampaikan perasaan yang mereka alami. Suatu ketika anak saya melihat buku dan karakter dalam buku itu sedang menangis, lalu dia pun menirukan, "Ibu, menangis itu Hiks.... Mba juga menangis" Lalu saya pun bertanya, "Kenapa Mba
menangis? Apa sedang sedih kok menangis" Si Kiddo pun menjawab, & "Iya, kasihan. Nenek dalam buku ini menangis. Kasihan."Dari apa yang dia lihat, anak dapat belajar berbagai emosi dan menyampaikannya. Oleh karena itu, penting bagi kita mengajarkan kepada anak juga untuk menyatakan perasaannya dan mengelola emosinya.

6. Bekerja Sama dengan Pasangan
Dalam mengasuh Kiddos, kita sebaiknya selalu bekerja sama dengan pasangan. Pun demikian saat mengelola emosi. Pasangan kita tentu mengetahui saat ini kita sedang bahagia, sedih, sebal, hingga marah. Oleh karena itu, selalu berkomunikasi dengan
pasangan dalam mengelola emosi terhadap anak, sehingga respons kita pun tidak bertentangan dengan prinsip rumah tangga. Sampaikan perasaan kita kepada pasangan, dan diskusikan solusi untuk membesarkan anak sesuai zamannya dengan sebaik mungkin.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda