Amidya Tri Agusti 23 May 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Enam Pengganti MSG untuk Makanan Kiddos

(0)
Bagikan:

MSG atau kepanjangan dari Monosadium Glutamat adalah garam yang terbentuk dari sodium dan asam glutamat. Asam glutamat sendiri sebenarnya adalah salah satu dari asam amino yang paling lazim ditemui dalam berbagai protein. Dalam kata lain, MSG adalah penyebab rasa yang sering ditambahkan dalam makanan. Mengapa kita menambahkan MSG ke dalam masakan? Dipercaya bahwa MSG dapat memberikan rasa umami pada masakan, meningkatkan rasa, dan menambahkan rasa gurih.

Lalu, amankah MSG ditambahkan dalam menu makanan Kiddos? Sejauh itu WHO dan BPOM memasukkan MSG dalam bahan makanan yang termasuk aman, namun tetap saja bahan ini masih kontroversial di berbagai kalangan. Bagi Kiddos sendiri, rasa yang kuat nyatanya tidak bagus untuk anak-anak yang dalam tahap MPASI. Oleh karena itu, disarankan kita menggunakan bahan pengganti MSG yang aman untuk kesehatan anak. Nah, enam bahan pengganti berikut dapat Mommies pakai untuk mengganti pemakaian MSG pada menu makanan Kiddos.

1. Bawang merah dan bawang putih
Bawang merah dan bawang putih adalah bahan makanan yang bisa Mommies gunakan. Bahkan dalam memasak setiap hari, rasanya kita tidak pernah lepas dari bawang merah dan bawang putih ya. Entah itu kita mau memasak sup, tumis, soto, oseng, dan aneka masakan yang lainnya, pasti selalu membutuhkan bawang merah dan bawang putih. Bawang merah dan bawang putih dapat memberikan rasa gurih dalam masakan. Dalam menu MPASI Kiddos, kita bisa menggunakan bawang merah dan bawang putih juga. Jika Kiddos berusia 8 bulanan bawang merah atau bawang putih dapat diparut hingga lembut, sedangkan saat usianya bertambah dan memasuki masa Balita, bawang merah dan bawang putih dapat ditumbuk (diuleg) halus ataupun diiris tipis-tipis.

2. Kaldu
Kaldu adalah sari dari tulang, daging, atau sayuran yang direbus untuk mendapatkan sarinya. Kaldu jenisnya juga beraneka macam ada kaldu ayam, kaldu sapi, kaldu ikan, kaldu jamur, dan lain sebagainya. Hasil rebusan yang menghasilkan sari ini menghasilkan rasa gurih pada kaldu, oleh karena itu kaldu aman dikonsumsi oleh Kiddos. Kaldu mempunyai gurih alami yang lebih cepat diserap tubuh dan tidak menimbulkan efek samping pada tubuh seperti halnya MSG. Selain itu, kaldu juga bebas dari bahan sintetis dimana beberapa merk MSG terbukti menggunakan bahan kimia atau bahan sintetis.

3. Serai
Serai juga termasuk bumbu dapur yang aman digunakan dalam masakan. Serai memberikan aroma sedap pada masakan, terutama pada berbagai masakan yang membutuhkan banyak bumbu seperti soto, opor, gulai dan kare. Seringkali aroma makanan tak akan sedap jika tidak diberi serai.

4. Thyme
Thyme adalah daun kecil yang berasal dari Mesir. Batangnya kecil namun kokoh dan keras. Biasanya daun timi digunakan sebagai campuran dalam berbagai masakan seperti sup dan daging panggang. Dalam pembuatan kaldu sup, daun ini biasanya menyertai bawang bombay, wortel, daun bawang, dan peterseli.

5. Oregano
Disebut juga sebagai marjoram, bumbu ini biasa ditanam di kawasan Mediterania, Asia Tengah dan Selatan. Daun oregano segar sepintas mirip daun basil, namun memiliki aroma yang khas dan lebih tajam. Oregano bisa ditemukan dalam bentuk daun segar ataupun bubuk. Oregano bubuk lebih sering digunakan sebagai bumbu tambahan untuk pembuatan pizza dan spagheti.

6. Rosemary
Bumbu daun yang satu ini sangat mudah dikenali, karena memiliki bentuk yang runcing seperti daun cemara. Namun, aromanya tajam dan rasanya sedikit pahit. Daun ini sering dipakai sebagai pengharum sup, daging panggang, ataupun bumbu saus perendam.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda