Amidya Tri Agusti 29 May 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Tips Manajemen ASI bagi Working Mom

(0)
Bagikan:

Menjadi seorang Ibu, baik itu Ibu Rumah Tangga sepenuhnya maupun Ibu yang bekerja (Working Mom) sama-sama adalah panggilan mulai. Menjadi full-time Mom memang membuat kita disibukkan terhadap berbagai kegiatan di rumah dan mengasuh anak. Sedangkan menjadi Working Mom, menurut saya ini adalah peran ganda. Sebab di dalam rumah kita menjalankan peran sebagai seorang Ibu, dan di dalam pekerjaan kita pun harus bersikap profesional. Bagi para working mom, tidak jarang harus berjuang untuk menahan rindu pada Kiddos di rumah, berkorban melewatkan milestones si Kiddos, maupun hal-hal ini. Selain itu, bagi para Working Mom, dalam keadaan jauh dari rumah dan Kiddos pun, mereka tetap menjadi pejuang ASI dengan harapan dapat memberikan ASI eksklusif bagi Kiddos.

Terkait dengan para Working Mom yang terus bersemangat menjadi pejuang ASI. Para Mommies hendaknya juga belajar mengenai tips manajemen ASI. Sebab saat kita bekerja, kondisi dan mental kita bisa tidak stabil, dan itu berpengaruh terhadap produksi ASI. Lalu, apa saja yang harus kita lakukan?

1. Olahraga, istirahat, dan nutrisi yang cukup
Bagi para Mommies yang bekerja (working Mom) sangat perlu untuk olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan makan makanan yang bergizi. Ketiga hal ini sangat memengaruhi produksi ASI. Sari-sari makanan dari apa yang kita makan, itu menjadi ASI yang dikonsumsi oleh anak kita, karenanya butuh nutrisi yang sehat. Selain itu, dengan istirahat yang cukup, membuat badan tidak capek dan menghasilkan ASI lebih banyak. Oleh karena itu, bagi para Working Mom, usahakan untuk olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan memenuhi kebutuhan nutrisi setiap harinya.

2. Buat jadwal rutin memompa ASI
Para Working Moms tentu sudah akrab dengan memompa ASI (pumping ASI). Beberapa Mommies yang bekerja hendaknya memiliki jadwal memompa ASI secara rutin, supaya bisa tetap memberikan ASI bagi Kiddos. Selain itu dengan memompa ASI secara rutin dapat membuat produksi ASI semakin melimpah, selain itu dapat menghindarkan dari penyubatan ASI atau gangguan mastitis.

3. Manfaatkan support sistem dari orang terdekat
Saat kita dalam proses memberi ASI, kita sangat butuh "support system" dari orang- orang terdekat. Mereka adalah orang-orang yang memberikan semangat, dorongan, bahkan menunjukkan kasih dan perhatiannya kepada kita selama kita meng-ASI-i Kiddos. Terkhusus bagi para Working Moms, mereka lebih dimungkinkan untuk merasa kelelahan hingga stress karena tuntutan pekerja, namun kehadiran dari support sistem inilah yang membuat kita tetap semangat dan berjuang untuk memberikan ASI bagi Kiddos yang kita sayangi.

4. Pastikan memiliki perlengkapan menyusui sesuai kebutuhan
Bagi para Working Moms, tentu membutuhkan senjata berupa pelengkap menyusui. Bagi Full time Moms, mungkin lebih enak karena bisa langsung menyusui Kiddos. Sedangkan bagi Working Moms, kita membutuhkan pumping, breastpad, bra menyusui, apron menyusui, cooler bag (untuk menyimpan ASIP), ice gel, dan juga wadah ASIP. Banyak sekali bukan perlengkapan yang kita butuhkan? Karenanya marilah kita sungguh-sungguh memanajemen ASI sebaik mungkin selama kita bekerja. Kita adalah pejuang ASI yang berupaya tetap dapat memberikan ASI bagi buah hati kita tercinta.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda