Amidya Tri Agusti 18 Aug 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Cara Tepat Mengatasi Mom Shaming

(0)
Bagikan:

"Abis melahirkan, perutnya kok masih besar sih. Anaknya kok minum susu formula, kenapa enggak minum ASI? Melahirkannya secara Caesar ya, kok enggak normal aja sih" Pernah mendengar ucapan seperti itu Moms? Yup, semua ucapan di atas adalah bentuk Mom Shaming.

Mom Shaming adalah perkataan atau perilaku dari seseorang yang dapat melukai perasaan Ibu. Dampak dari Mom Shaming bisa mengakibatkan Moms merasa sedih, tertekan, dan stress. Hingga semuanya ini berdampak terhadap fokus kita dalam mengurus dan mengasuh bayi kita. Lalu, bagaimana cara menghadapi mom shaming yang terjadi pada diri kita. Coba terapkan tiga hal berikut ini:

Berpikir positif
Cobalah untuk tetap berpikir positif. Jangan memikir semua perkataan yang masuk ke telinga kita. Cobalah dengar dan olah perkataan tersebut. Alih-alih sedih hingga akhirnya menjadi stress, cobalah untuk fokus mengasuh si Kecil. Limpahkan pikiran dan kasih sayang kita untuk mengasuh si buah hati. Dengan tetap berpikir positif, kita pun dapat merespons segala sesuatu dengan positif.

Percaya pada diri sendiri
Apa pun yang kita lakukan untuk Si Kecil adalah bentuk kasih sayang kita. Oleh karena itu, tetap percaya pada diri sendiri. Bagaimanapun cara kita melahirkan, keputusan yang kita ambil untuk menjadi full time mom atau working Mom, semua adalah keputusan kita. Karenanya tetap percaya pada diri sendiri untuk dapat mengasuh si Kecil dengan sebaik mungkin.

Abaikan Mom Shaming
Langkah terakhir yang dapat kita lakukan adalah coba untuk mengabaikan segala bentuk mom Shaming dan mencoba merefleksi diri sendiri. Abaikan komentar yang kurang enak dan jangan mencoba untuk membalasnya. Membalas sama halnya justru membuang energi dan pikiran kita. Karenanya abaikan, dan tetap fokus melakukan peran kita sebagai seorang ibu.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda