Amidya Tri Agusti 02 Sep 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Manfaat Laktosa untuk Tumbuh Kembang Bayi

(0)
Bagikan:

Laktosa adalah bentuk disakarida dari karbohidrat yang dipecah menjadi galaktosa dan glukosa. Laktosa dapat kita temukan susu, es krim, dan keju. Tahukah Moms bahwa laktosa adalah salah satu zat yang baik dalam menunjang tumbuh kembang bayi. Faktanya dalam susu, laktosa memiliki kandungan sebanyak 2-8% dari bobot susu keseluruhan.

Laktosa menjadi zat yang sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Berikut ini adalah manfaat laktosa dalam tumbuh kembang bayi:

1. Laktosa adalah karbohidrat utama dalam ASI
ASI adalah nutrisi penting dalam menunjang tumbuh kembang bayi hingga usia 2 tahun. Laktosa sendiri merupakan karbohidrat utama dalam ASI. Laktosa di dalam ASI berfungsi sebagai kalori sebagai sumber energi yang baik untuk bayi. Karenanya selama tahap awal kehidupan bayi, mereka hanya membutuhkan ASI, barulah pada usia 6 bulan bayi memasuki tahap MPASI.

2. Membantu pembentukan tulang
Di dalam tubuh bayi, laktosa berperan supaya tubuh dapat menyerap kalsium dan fosfor. Kedua jenis mineral ini sangat penting untuk pembentukan tulang. Oleh karena itu, semua Ibu disarankan untuk memberikan ASI eksklusif sekurang-kurangnya 6 bulan. Berikan nutrisi terbaik yaitu ASI untuk membentuk dan menguatkan tulang si Kecil di tahap awal kehidupannya.

3. Membantu perkembangan otak dan jaringan saraf
Salah satu karbohidrat dalam laktosa yaitu galaktosa sangat baik bagi tumbuh kembang bayi. Galaktosa membantu pembentukan galaktolipid yang membantu pembentukan otak dan jaringan saraf pada bayi. Ingin Kiddos tumbuh cerdas dan memiliki jaringan saraf yang sehat? Berikan ASI secara eksklusif untuk mereka ya Moms.

4. Memperbaiki sistem pencernaan
Di dalam sistem pencernaan, laktosa berperan untuk membantu perkembangbiakan bakteri baik dalam usus. Walaupun, sebenarnya laktosa tidak dicerna oleh sistem pencernaan kita. Di dalam sistem pencernaan, laktosa juga berperan untuk memerangi bakteri jahat dan organisme yang buruk dalam usus.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda