Amidya Tri Agusti 27 Sep 2020

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Perhatikan  Hal-Hal Berikut Saat Menyiapkan Kamar Tidur Bayi

(0)
Bagikan:

Saat kita hendak menyambut lahirnya anggota baru dalam keluarga, yaitu bayi. Kita begitu bersemangat dan ingin mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambutnya. Selain mempersiapkan berbagai barang keperluan bayi seperti pakaian bayi, gendongan, sepatu, hingga stroller, ada satu hal lagi yang harus kita persiapkan yaitu kamar tidur bayi. Di Indonesia sendiri mayoritas bayi tidur bersama dengan orang tuanya dalam satu kamar. Namun, ada juga bayi yang tidur tersendiri di dalam kamar dengan cara mengkoneksikan dua ruangan menjadi satu. Saat kita akan mempersiapkan kamar khusus untuk si Kecil, perhatikan hal-hal berikut ini ya Moms & Dads:

1. Suhu
Hal pertama yang harus kita perhatikan adalah suhu ruangan. Bayi memiliki kulit yang cukup sensitif, dan biasanya mereka mudah gerah dan berkeringat. Apabila bayi berkeringat terlalu banyak bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Pertahankan suhu ruangan dengan konstan di antara 16 - 20 derajat C.

2. Perabot dan Penyimpanan
Memilih perabot dan penyimpanan untuk kamar tidur bayi juga sangat penting. Sebaiknya kita memilih lemari berlaci untuk menyimpan pakaian bayi, dan kita sekaligus dapat memakainya sebagai meja saat hendak menggantikan popok bayi. Pilihlah lemari setinggi pinggul kita, sehingga lebih mudah digunakan saat kita menggantikan popok si Kecil. Letakkan matras di atasnya dan sediakan tempat sampah yang dilapisi dengan plastik untuk membuang bekas tisu dan diapers Bayi.

3. Pencahayaan
Pastikan kamar tidur bayi memiliki pencahayaan yang pas dan tepat. Kita bisa menggunakan lampu tidur atau lampu berkap di dalam kamar tidur bayi. Namun, hindari ada kabel yang menjulur sampai ke lantai ya, karena itu sangat berbahaya untuk keselamatan bayi.

4. Lantai dan Dinding
Lantai untuk kamar si Kecil sebaiknya jangan terlalu licin, suhunya hangat, dan mudah dibersihkan. Sebaiknya jangan menggunakan karet atau keset kecil untuk menghindari supaya kita tidak tersandung. Pilih pelapis lantai yang mudah dibersihkan. Untuk dindingnya, pilihlah cat dengan bahan yang bebas racun dan dapat membersihkan noda yang menempel di dinding dengan air. Bisa juga kita mengaplikasikan wallpaper dinding di kamar tidur bayi.

5. Jendela dan Tirai
Kamar tidur bayi sangat baik apabila dilengkapi dengan jendela, karena jendela tersebut dapat dibuka dan ditutup, sehingga sirkulasi udara di dalam ruangan akan tetap baik. Akan tetapi, alangkah lebih baik apabila jendela dan tirai yang kita pasang jauh dari jangkauan bayi. Pasang tirai kain untuk mengalah cahaya dari luar saat bayi sedang tidur pada siang hari. Selain itu, gunakan juga material yang tidak mudah terbakar.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda