Amidya Tri Agusti 10 Apr 2021

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Manfaat Penting Mencatat Pengeluaran Keluarga

(0)
Bagikan:

Pernahkah Mommies dan Daddies mencatat pengeluaran rumah tangga dalam sebulan? Melihat seluruh pengeluaran, sebenarnya kita dapat menganalisis berapa jumlah pendapatan kita, berapa jumlah pengeluaran kita, dan berapa jumlah sisa uang untuk ditabung. Beberapa orang beranggapan mencatat pengeluaran tidak penting, padahal dengan mencatat sesungguhnya kita menjadi tahu kemana saja uang kita mengalir dan dialokasikan. Jika Moms dan Dads belum mencatatnya, ketahui terlebih dahulu berbagai manfaat mencatat pengeluaran rumah tangga. Setelah mengetahui manfaatnya, yuk kita terapkan bersama-sama ya.

1. Lebih mudah menjalankan perencanaan finalsial

Setiap rumah tangga memiliki tujuan finansial masing-masing. Bahkan ada beberapa hal yang ingin diwujudkan dengan pendapatan yang kita peroleh. Dengan mencatat pengeluaran, kita lebih mudah menjalankan perencanaan finansial dan mewujudkan keinginan kita selama berumah tangga. Ketika mengetahui, aliran uang ke mana saja, kita bisa menganalisis harus hemat di bagian mana, dan harus meningkatkan tabungan berapa persen dalam sebulan.

2. Lebih bijak berbelanja

Ketika kita mencatat jumlah pengeluaran kita, sesungguhnya kita menjadi lebih bijak dalam berbelanja. Kita dapat mengalokasikan uang untuk belanja benar-benar untuk kebutuhan pokok seperti membeli beras, minyak goreng, susu anak, diapers, dan angsuran listrik serta air. Sedangkan untuk kebutuhan sekunder dan tidak mendesak dapat kita tunda. Selain itu, kita bisa mengontrol kebiasaan dalam berbelanja, supaya uang benar-benar digunakan untuk hal-hal yang benar dibutuhkan.

3. Menyisihkan untuk ditabung

Ada beberapa pasangan yang menabung ketika menerima gaji, ada pula yang menabung dari sisa gaji yang mereka miliki. Manakah yang lebih efisien? Jawabannya tergantung situasi dan kondisi rumah tangga masing-masing. Yang jauh lebih penting, buat komitmen menabung bersama pasangan setiap bulannya. Dari seluruh pendapatan, minimal 10 % kita tabung. Dengan demikian, perencanaan finansial akan tetap berjalan dan ketika ada situasi di luar kendali, kita tetap memiliki tabungan untuk berjaga-jaga.

4. Terhindar dari stress akibat masalah finalsial

Oleh karena kita mengetahui alokasi uang kemana saja dan untuk apa saja, hal ini dapat menghindarkan kita dari stress akibat masalah finalsial. Terlebih semua kebutuhan dalam satu bulan telah tercukupi, sekolah anak sudah dibayar, angsuran sudah dibayar, dan kita juga sudah menabung, membuat kita lebih rileks dalam menjalani hari-hari dan terbebas dari stress akibat masalah finansial.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda