Amidya Tri Agusti 06 May 2021

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

Empat Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mencuci Pakaian Bayi

(0)
Bagikan:

Bayi memiliki kulit yang sensitif, karena itu saat mencuci pakaian bayi kita harus memperhatikan deterjen dan cara mencucinya. Apakah bermasalah mencuci baju bayi bersamaan (dicampur) dengan pakaian orang dewasa? Sebenarnya tidak masalah apabila Moms mencuci pakaian bayi bercampur dengan pakaian dewasa. Akan tetapi, kita harus memperhatikan deterjen yang kita pakai dan seberapa kotor pakaian dewasa yang kita cuci. Pada dasarnya pakaian bayi tidak terlalu kotor, hanya sedikit keringat, noda susu, dan noda MPASI. Sementara, pakaian orang dewasa kotoran yang menempel di baju lebih banyak, terlebih bagi Moms dan Dads yang bekerja dan sering kali terdapat noda pada pakaian. Berikut ini ada beberapa hal yang harus kita perhatikan saat mencuci baju bayi:

1. Gunakan deterjen khusus

Untuk mencuci pakaian bayi jauh lebih baik apabila Moms menggunakan deterjen khusus untuk pakaian bayi. Saat ini ada berbagai produk di pasaran untuk deterjen khusus pakaian bayi. Pilihlah deterjen dengan kandungan Hypoallergenic yang aman di kulit bayi dan meminimalisir terjadinya alergi pada kulit bayi. Selain itu, pilih juga deterjen yang tanpa pewarna, pewangi, dan zat berbahaya.

2. Cuci pakaian bayi yang baru dibeli

Penting sekali untuk mencuci pakaian bayi yang baru dibeli. Mengapa kita harus mencucinya terlebih dahulu? Untuk mengurangi sisa-sisa bahan kimia yang menempel pada kain. Dengan mencucinya, sisa bahan kimia akan berkurang dan serat kain menjadi lebih aman dan nyaman untuk kulit bayi.

3. Tidak perlu mencuci baju hangat setiap hari

Apabila Moms & Dads tinggal di pegunungan atau daerah yang dingin, biasanya kita menambahkan pakaian hangat seperti jaket dan sweater kepada bayi. Apakah pakaian hangat seperti jaket dan sweater harus dicuci setiap hari? Jawabannya ternyata tidak. Jaket dan sweater lebih baik dicuci saat benar-benar kotor, basah, atau terkena asap.

4. Kenali apabila bayi mengalami alergi karena deterjen

Bayi yang memiliki kulit sensitif terkadang dapat mengalami alergi pada kulitnya yang disebabkan oleh kandungan bahan kimia dalam deterjen. Iritasi pada kulit bayi biasanya merah, gatal, dan dapat menimbulkan ruam. Oleh karena itu, kita harus waspada apabila terjadi gejala ini pada kulit bayi. Saat kulit bayi mengalami alergi, lebih baik kita menghentikan pemakaian deterjen dan ganti dengan deterjen lain. Pastikan kita membaca komposisi deterjen terlebih dahulu. Pastikan deterjen yang kita gunakan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda