Amidya Tri Agusti 29 Sep 2021

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

(EDIT) Berbagai Manfaat Program Keluarga Berencana

(0)
Bagikan:

Keluarga Berencana (KB) merupakan sebuah program dari pemerintah untuk mengontrol kelahiran anak. Keluarga Berencana (selanjutnya disingkat KB -red.) pertama kali ditetapkan pada tahun 1970 dengan tujuan utama untuk mengontrol jumlah penduduk di Indonesia. Kini program KB dikelola oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bertugas untuk mengendalikan jumlah pendudukan dan menyelenggarakan KB. KB dilakukan dengan mensosialisasikan penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Lalu, apa saja berbagai manfaat melakukan KB?

1. Menghargai hak ibu untuk mengontrol kesuburan

Ibu memiliki hak untuk mengontrol kesuburan dan mengatur kehamilan. Apabila Ibu memutuskan untuk KB, maka ibu pun dapat berkarya sesuai keinginannya baik sebagai pekerja maupun sebagai ibu rumah tangga, ibu juga bisa menempuh pendidikan lanjut, dan melakukan hobi yang dimiliki. Sementara bagi ibu yang sudah/pasca melahirkan, ibu membutuhkan waktu fokus merawat bayi, memberi ASI, dan penyesuaian hormon dan bentuk tubuh pasca melahirkan.

2. Melindungi dari gangguan kesehatan reproduksi

Kehamilan pada usia muda, terlalu tua, dan kehamilan dalam jarak yang terlalu dekat merupakan kehamilan berisiko. Ibu hamil berisiko mengalami kesulitan selama kehamilan seperti hipertensi, preeklampsia, kelahiran prematur, dan sebagainya. Dengan melakukan KB, kehamilan dapat direncanakan lebih baik sehingga risiko gangguan kesehatan reproduksi dapat dihindari.

3. Melindungi anak dari gangguan tumbuh kembang

Jarak kehamilan yang berdekatan tidak hanya berbahaya bagi ibu, tetapi juga bagi bayi. Bayi dapat berisiko lahir prematur, bayi lahir dengan berat badan di bawah normal, retardasi mental, dan berbagai gangguan tumbuh kembang lainnya. Ketika ibu melakukan KB, pertumbuhan anak dapat lebih terjamin kualitasnya.

4. Mengurangi angka kematian bayi

KB dapat mencegah kehamilan dan kelahiran yang berjarak dekat dan tidak tepat waktu. Hal ini berkontribusi pada beberapa angka kematian bayi yang cukup tinggi di dunia. Bayi dengan ibu yang meninggal akibat melahirkan juga memiliki risiko kematian yang lebih besar dan kesehatan yang buruk.

5. Memberdayakan masyarakat dan meningkatkan pendidikan

Saat melakukan KB, masyarakat akan diedukasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi. KB memberikan peluang kepada wanita untuk mengejar pendidikan, mengejar karier, berpartisipasi dalam kehidupan publik, dan mendapat pekerjaan yang layak.

6. Memperlambat pertumbuhan penduduk

Indonesia menempati posisi keempat dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Dengan melakukan KB, laju pertumbuhan penduduk dapat diperlambat, sehingga diharapkan ada peningkatkan taraf hidup dan upaya pembangunan nasional.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda