Amidya Tri Agusti 29 Sep 2021

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

(EDIT) Mengenal Generasi Alpha dan Dunianya

(0)
Bagikan:

Hallo Mommies & Daddies, tentu Mommies & Daddies sering mendengar tentang istilah Generasi Alpha atau sering disebut Gen A. Siapakah sih Gen A ini? Lalu kenapa anak-anak zaman now ini disebut dengan Generasi Alpha/Gen A?

Sebelum mengenal siapa itu generasi alpha, di dunia ini khususnya di masa ketika teknologi belum berkembang, Strauss & Howe dalam bukunya yang berjudul "Generations: The History of America's Future menyebutkan bahwa sebelumnya terlebih dahulu ada generasi X, generasi Y, dan juga generasi Z. Generasi X adalah mereka yang lahir sekitaran tahun 1930 - 1980, generasi yang ada ketika awal mula teknologi berkembang dengan adanya PC, video game, dan TV kabel. Sedangkan generasi Y adalah generasi yang lahir di antara tahun 1980 - 1995, generasi yang mulai banyak teknologi komunikasi instans seperti SMS, email, instant messanging, dan lain sebagainya. Sementara Generasi Z adalah mereka yang lahir pada kisaran tahun 1995 - 2010, generasi Z ini sering disebut juga dengan generasi internet atau igeneration. Mereka banyak berhubungan sosial dengan dunia maya sejak kecil.

Lalu siapakah Generasi Alpha?

Dapat dikatakan Generasi Alpha adalah anak dari generasi milenials (Gen Y & Z). Kelompok yang masuk pada generasi ini adalah anak-anak yang lahir antara tahun 2010 hingga 2025 nanti.

Sebutan generasi alpha ini muncul pertama kali pada tahun 2005 pada sebuah survey yang adakan oleh Mark McCrindle, seorang analis sosial dan demografi.

Dunia Generasi Alpha

1. Lahir dalam Digitalisasi

Anak-anak yang lahir pada tahun 2010 hingga 2025 nanti adalah anak-anak yang lahir ketika teknologi digital telah dan akan terus berkembang dengan pesat. Bahkan teknologi digital menyertai dalam tiap tahap perkembangan anak-anak generasi alpha ini. Oleh karena itu, generasi alpha disebut juga dengan generasi digital. Teknologi digital menjadi dunia bagi anak-anak ini, semua yang inginkan dapat diperoleh dengan ujung jari mereka.

2. Lihai dengan perangkat lunak

Anak-anak generasi alpha juga lihai dalam menggunakan perangkat lunak, bahkan ada anak-anak jenius yang bisa menghasilkan perangkat lunak di usia mereka yang masih kecil. Bahkan bukanlah hal mengherankan saat anak-anak di bawah lima tahun sudah begitu ahli menggunakan perangkat lunak. Karena mereka lahir dalam dunia yang serba digital.

3. Pembelajaran berbasis komputer

Untuk mendukung percepatan teknologi, sekolah-sekolah juga menyediakan kurikulum dengan menambahkan pemrograman komputer untuk anak di sekolah dasar dan menengah. Yang lebih hebat lagi, anak-anak yang duduk di sekolah dasar kini sudah bisa membuat coding. Anak-anak generasi alpha ini memang dipersiapkan untuk menghadapi percepatan teknologi digital yang semakin berkembang setiap harinya.

4. Memiliki akses dan komunikasi secara global

Semakin berkembangnya teknologi digital, anak-anak generasi alpha memiliki akses dan komunikasi secara global.Untuk menghadapi dampak dinamika dunia, anak-anak generasi ini akan jauh lebih baik jika diperlengkapi dengan kemampuan komunikasi linguistik seperti bahasa Inggris dan bahasa Mandarin, yang dapat mendukung mereka di masa depan.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda