Amidya Tri Agusti 19 Jan 2022

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

(EDIT) Mengenal Perbedaan Gigi Susu dan Gigi Permanen

(0)
Bagikan:

Gigi memiliki peranan penting dalam proses cerna makanan mau pun sebagai salah organ bicara pada anak. Mommies mungkin sering mendengar tentang gigi susu dan gigi permanen. Kendati demikian, kebanyakan orang akan berpikir bahwa gigi susu adalah gigi yang tumbuh saat masa kanak-kanak, sementara gigi permanen adalah gigi yang tumbuh saat kita telah beranjak dewasa. Benarkah demikian?

Perbedaan Gigi Susu dan Gigi Permanen

1. Segi Jumlah

Gigi susu dan gigi permanen memiliki jumlah yang berbeda. Gigi susu berjumlah 20 buah gigi yang meliputi 4 gigi seri depan, 4 gigi seri samping, 4 gigi taring, dan 8 gigi geraham. Sedangkan gigi permanen terdiri dari 32 buah yang meliputi 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 gigi geraham besar, dan 12 gigi geraham besar.

2. Bentuk dan Struktur

Gigi susu memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan gigi permanen. Gigi permanen terutama di bagian gigi seri depan atas dan bawah memiliki tonjolan-tonjolan kecil (mamelon) di bagian kunyah. Bentuk bergerigi pada bagian kunyah akan menghilang seiring dengan berjalannya fungsi gigi seri.

Dari segi strukturnya, akar gigi susu cenderung lebih tipis dibandingkan gigi permanen. Saat proses pergantian dengan gigi permanen (tetap) akan terkikis oleh gigi tetap yang siap menggantikannya.

3. Lapisan Gigi

Gigi memiliki tiga lapisan utama yaitu enamel, lapisan dentin, dan ruang syaraf. Enamel pada gigi susu cenderung lebih tipis sehingga gigi susu lebih rapuh.

Sedangkan pada gigi tetap, lapisan yang lebih tebal justru lapisan gigi kedua, yakni dentin. Hal inilah yang membuat gigi permanen berwarna lebih kekuningan ketimbang gigi susu.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda