Amidya Tri Agusti 19 Jan 2022

Penulis Lepas, Pengajar, Full-time Mom, Ibu 1 anak

(EDIT) Waspadai Tiga Gejala Anemia pada Anak

(0)
Bagikan:

Gejala anemia pada anak-anak biasanya sulit dideteksi, terutama jika masih berada pada tahap awal. Anemia pada anak biasanya akan menimbulkan gejala ketika sudah parah.

Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan hemoglobin atau sel darah merah. Anemia merupakan kondisi gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai. Anemia tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

Seperti yang telah dikatakan di atas bahwa anemia pada anak baru terlihat ketika sudah parah. Barulah keluhan-keluhan akan muncul. Waspadai gejala ini sebagai tanda bahwa anak mengalami anemia:

1. Sering Lemas dan Lelah

Anak-anak yang memiliki gejala anemia biasanya akan terlihat lemas dan lemah. Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan zat besi yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin. Tanpa hemoglobin yang cukup, maka akan semakin sedikit oksigen yang mencapai jaringan dan otot seseorang.

2. Terjadi perubahan warna kulit anak

Salah satu gejala paling umum dari anemia pada anak adalah kulit yang terlihat lebih pucat. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kadar hemoglobin yang memberi warna merah pada darah. Oleh karena itu, anak-anak atau orang dewasa yang mengidap anemia biasanya terlihat pucat.

3. Sering mengeluh pusing

Anemia dapat memicu terjadinya pusing atau sakit kepala. Salah satu contohnya adalah anemia defisiensi zzat besi yang rentan menyerang anak-anak. Gejala pusing dan sakit kepala diakibatkan oleh kurangnya pasokan oksigen pada otak. Jika anak sering mengeluh pusing, segeralah memeriksakannya ke dokter. Sebab gekala tersebut menandakan bahwa Si Kecil mengidap anemia.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda