Marantina Napitu 13 Nov 2019

Analis Finansial Keluarga

Mau Pindah Rumah? Inilah 5 Tips Hemat Pindah Rumah

(0)
Bagikan:

Beberapa kondisi mengharuskan sebuah keluarga untuk pindah rumah. Bisa jadi karena mutasi kerja, ingin lebih dekat dengan saudara, atau hal sesimpel masa sewa sudah habis. Apapun itu, proses pindah rumah bukan hanya membutuhkan banyak tenaga, tapi juga biaya tersendiri. Namun, jika Mommies dan Daddies memang sudah mantap untuk pindah ke rumah baru, ada kok cara untuk tetap berhemat.

Silakan simak beberapa cara berikut:

1. Selektif membawa barang
Ketika pindahan, Mommies dan Daddies bisa saja baru menyadari bahwa tidak semua barang diperlukan di rumah baru. Selain itu, semakin banyak barang yang harus dipindahkan, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan. Jadi, tolong berhikmat untuk yang satu ini.

Mommies dan Daddies bisa mulai menyeleksi barang dari kamar tidur utama, kamar si Kiddo, ruang tamu, dan ruangan lain yang ada di rumah. Siapkan setidaknya tiga kotak untuk masing- masing kamar atau ruang.

Kotak pertama untuk barang yang akan dibawa. Kotak kedua untuk barang yang masih bisa dijual. Kotak terakhir untuk barang yang mau didonasikan.

Mommies dan Daddies bisa menyontek pertanyaan pamungkas Marie Kondo dalam penyeleksian ini: "Does it spark joy?". Bila jawabannya, iya, masukkan barang tersebut di kotak pertama. Agar mempermudah seleksi ini, barang yang tidak digunakan dalam enam bulan terakhir, kemungkinan direlakan untuk dijual atau dihibahkan.

2. Pilih low season
Peak season biasanya berlangsung saat masa liburan, baik liburan sekolah, lebaran atau akhir tahun. Ini adalah waktu yang buruk untuk pindahan. Pasalnya, tarif ekspedisi dan biaya transportasi cenderung mahal di masa peak ini.

Kalau bisa, Mommies dan Daddies menunggu sesaat setelah masa liburan berakhir. Dengan demikian, ongkos memindahkan barang dan transportasi bisa dipangkas.

3. Lakukan sendiri
Mengemas barang yang banyak dan memindahkannya ke tempat baru bisa jadi proses yang melelahkan. Tak heran bila banyak orang memutuskan untuk menyewa jasa orang atau perusahaan untuk melakukannya.

Tapi, yang namanya menggunakan jasa, pasti bikin Mommies dan Daddies merogoh kantong. Kalau memang punya waktu dan tenaga sendiri, cicil packing barang perlahan sehingga uang untuk membayar jasa pindah bisa dialokasikan ke hal lain.

4. Hindari beli kemasan
Untuk mengepak barang, Mommies dan Daddies akan butuh kardus yang banyak. Ini bisa, loh, didapatkan secara cuma-cuma dari toko atau supermarket terdekat. Bahkan, pihak toko akan senang bila kardus yang biasanya tidak terpakai bisa berguna bagi orang lain.
Selain itu, Mommies dan Daddies tidak perlu beli bubble wrap atau stereofoam untuk melapisi barang yang dikemas. Gunakan saja kain atau pakaian yang ada. Toh, kain dan pakaian itu juga pasti dibawa. Lagipula, bubble wrap dan stereofoam kemungkinan tidak terpakai di rumah baru. Sayang, kan?

5. Jangan mepet
Spare waktu kurang lebih dua bulan sebelum tanggal kepindahan. Mengapa ini bisa menghemat pengeluaran pindah? Kalau mepet, Mommies dan Daddies bisa dengan mudah memutuskan untuk hire orang atau perusahaan jasa pindahan. Selain itu, dengan waktu yang sedikit, Mommies dan Daddies juga tidak akan sempat mencari kardus sehingga rentan membeli.

Yang paling penting, dengan waktu uang sebentar, bargaining power saat menjual barang- barang yang tidak akan dibawa menjadi sangat rendah. Mommies dan Daddies bisa rugi banyak, deh.

Kalau hal-hal tersebut sudah dipersiapkan, Mommies dan Daddies bisa pindah rumah dengan lebih hemat lho! Semoga bermanfaat.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda