Balita.co 26 Nov 2019

Teman Digital Keluarga Milenial

Memilih Buku Berdasarkan Umur dan Tahap Perkembangannya

(0)
Bagikan:

Halo Mommies dan Daddies!
Siapa nih yang suka belanja buku buat si Kecil? Apalagi belakangan ini banyak event BBW dan diskon buku sejenisnya yang rutin diadakan setiap tahun, pastinya menambah nafsu belanja buku Mommies dan Daddies kan? Belum lagi jasa titip yang bertebaran di mana-mana, semakin memudahkan Mommies dan Daddies untuk membeli buku buat si Kiddo dari negara manapun juga.

Nah, walaupun kemudahan-kemudahan itu ada di depan mata, dan walaupun buku anak-anak itu semuanya kelihatan menarik dan mendidik, ternyata ada satu hal penting yang Mommies dan Daddies perlu pertimbangkan sebelum memilih buku untuk si Kiddo, yaitu klasifikasi buku berdasarkan usia target pembacanya. Pastikan Mommies dan Daddies memilih buku yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan si Kiddo karena kalau membeli buku yang 'terlalu mudah' maka si Kiddo akan cepat bosan, sedangkan membeli yang 'terlalu sulit' akan membuat dia malas membacanya atau kurang tertarik. Sedangkan, buku yang sesuai dengan tahapan perkembangan kognitif dan motorik si Kiddo bisa turut merangsang dan mengoptimalkan perkembangannya.

Nah, bagaimana sih klasifikasi buku anak sesuai usianya itu?

Buku Bayi (0-5 tahun)
Yang pertama, ada buku bayi atau baby book. Ciri khas dari buku ini adalah jumlah halamannya tidak terlalu banyak, bahannya bisa terbuat dari karton, plastik, atau bahkan kain, pokoknya bahan-bahan yang tidak mudah sobek jika dipegang oleh bayi. Buku jenis ini biasanya tidak ada tulisannya sama sekali, hanya ada satu gambar besar per halaman. Kadang, buku jenis ini dikombinasi juga dengan tekstur dan bunyi-bunyian untuk membantu merangsang sensori-motorik bayi.

Pra Pembaca (2-3 tahun)
Saat anak memasuki usia pra-pembaca, sudah saatnya dia dikenalkan dengan buku yang sedikit lebih kompleks, levelnya di atas buku bayi. Biasanya buku-buku jenis ini secara fisik bentuknya masih mirip dengan buku bayi, desainnya cenderung ke arah board book (atau buku tebal dari karton). Di dalamnya, mulai terdapat cerita. Dalam satu halaman, sudah mulai terdapat kalimat sederhana yang biasanya hanya terdiri dari tiga kata (Subyek, Predikat, Obyek), seperti "Mimi mau mandi".

Pembaca Dini (4-5 tahun)
Untuk para pembaca dini, bentuk buku yang soft cover sudah mulai banyak ditemui. Ukurannya pun cenderung menjadi lebih besar, seukuran kertas A5 biasanya. Dalam satu halaman maksimal terdapat dua kalimat, meggunakan alur yang sederhana (awalan, akhiran dan kesimpulan). Pada tahap ini percakapan belum terlalu penting karena anak belum paham mengenai tanda baca. Pada tahap ini sebaiknya juga diperkenalkan dengan intonasi saat membaca dan "read aloud".

Pembaca Awal (1-3 SD/ 6-8 tahun)
Selanjutnya, jika si Kiddo sudah mulai masuk SD, ia bisa dikenalkan dengan buku-buku yang lebhi kompleks, yaitu buku untuk pembaca awal. Di buku-buku ini, kalimat sudah mulai disusan berbentuk cerita pendek dengan menggunakan kalimat SPOK dan terdapat percakapan.

Pembaca Lancar (4-5 SD/ 9-10 tahun)
Level selanjutnya adalah untuk pembaca lancar. Buku-buku untuk segmen ini sudah mulai memiliki cerita yang dikemas dengan konflik yang klimaks penyelesaiannya mulai rumit, tetapi masih berhubungan dengan lingkuan kesehariannya.

Ok Mommies dan Daddies, semoga pengetahuan tentang klasifikasi usia buku anak ini membantu ya, terutama ketika Mommies dan Daddies akan pergi berbelanja buku anak.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda