Chitra Astriana 24 Nov 2019

Co-Founder Balita

Orang Tua, Guru Pertama dan Utama

(0)
Bagikan:

Lingkungan pertama yang dikenal seorang anak adalah lingkungan keluarga dan guru pertama yang dikenalnya adalah orang tua. Bahkan, sampai nanti pun ia sudah masuk ke sekolah, porsi waktu yang dihabiskan dengan keluarga umumnya masih lebih besar daripada waktu yang dihabiskan di sekolah. Itulah mengapa orang tua sebenarnya adalah guru yang pertama dan utama untuk anak-anaknya.


Banyak hal mendasar dipelajari dari keluarga, yang tidak melulu berhubungan dengan nilai-nilai akademis. Misalnya, tentang pengelolaan emosi, pola pikir, dan pembangunan kebiasaan. Hal-hal inisering kali tidak terlihat karena tidak ada alat ukur yang baku yang diterima di masyarakat kita untuk mengukur hal-hal ini, tetapi sebenarnya hal-hal ini penting sekali karena menjadi dasar dari pembentukan kepribadian seseorang.


Orang tua punya peran dan tanggung jawab pendidikan anak yang sangat besar. Oleh karena itu, di hari guru ini, yuk kita semua, selaku orang tua dari anak-anak kita tercinta ikut aktif merancang pendidikan karakter anak-anak kita.


Mulai dari Diri Sendiri

Mulainya dari mana? Untuk hal yang satu ini, langkah pertamanya adalah dengan melihat ke dalam diri kita sendiri dulu. Karena anak belajar terutama adalah dengan mengamati dan meniru, maka pastikan kita siap menjadi teladan untuk ditiru. Bangun kebiasaan baik dan jadilah versi diri terbaik kita, bukan saja untuk kita, tetapi juga untuk sepasang mata kecil yang memandang kita penuh kekaguman.


Tentukan Visi Misi Pendidikan Keluarga

Selanjutnya, sebagai nahkoda dari keluarga, orang tua pun punya hak dan kewajiban untuk menentukan arah dari pendidikan keluarganya. Oleh karena itu, yuk mulai merenung atau bersama dengan pasangan berdiskusi, kira-kira hal-hal apa saja yang kita ingin anak-anak kita miliki di masa depan nanti. Dari situ, kita bisa mulai merancang kegiatan maupun kebiasaan apa yang perlu mulai kita siapkan untuknya.


Pilih Fasilitas yang Mau Kita Gunakan

Kalau kita sudah tahu visi yang ingin dicapai, lalu kita bandingkan juga dengan porsi kesanggupan kita sebagai orang tua untuk menciptakan lingkungan yang ideal untuk mecapainya, maka kita bisa mulai mempertimbangkan fasilitas-fasilitas pendidikan yang mau kita gunakan untuk mendidik anak kita. Opsinya beragam, mulai dari mengambil beban tanggung jawab sepenuhnya ditangan keluarga (homechooling), maupun memilih untuk menyekolahkan anak. Untuk memahami lebih lanjut pilihan-pilihan ini, Mommies dan Daddies bisa membaca artikel ini.


Selamat hari guru buat Mommies dan Daddies. Semoga kita semua bisa menjadi teladan yang baik bagi anak-anak kita.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda