Marantina Napitu 13 Dec 2019

Analis Finansial Keluarga

Menabung atau Menyicil untuk Liburan? Mommies & Dadies pilih yang mana?

(0)
Bagikan:

Liburan atau jalan-jalan. Hampir semua keluarga suka menghabiskan waktu bersama di tempat wisata.

Berlibur juga punya banyak manfaat. Mulai dari manfaat psikologis, sampai manfaat kesehatan. Tidak heran banyak keluarga sangat suka berlibur. Bahkan ada yang menjadwalkan liburan keluarga karena dianggap wajib dilakukan.

Bagaimana dengan keluarga Mommies Daddies? Apakah Mommies Daddies suka mengajak Kiddo jalan-jalan ke suatu tempat untuk bersenang-senang bersama?

Kalau suka dan sering liburan dengan keluarga, pasti Mommies Daddies paham bahwa liburan butuh biaya, di antaranya biaya transportasi, penginapan, dan tiket masuk ke tempat wisata.

Nah, ada banyak cara supaya keluarga bisa berlibur dengan nyaman meskipun harus mengeluarkan uang. Kuncinya ada pada perencanaan.

Di zaman serba instan, banyak sekali institusi yang menawarkan pilihan menyicil dana liburan. Well, tentu saja tidak ada larangan untuk tidak mengambil pilihan tersebut.

Tapi, apakah menyicil demi liburan merupakan hal yang bijak? Para pakar perencana keuangan kerap menegaskan, hutang yang baik adalah hutang yang produktif. Sementara, liburan merupakan pengeluaran konsumtif. Jadi sebaiknya Mommies Daddies memilih opsi lain demi liburan nyaman, yakni menabung.

Ada beberapa alasan menyicil bukanlah langkah yang tepat dalam perencanaan liburan.Pertama, menyicil berarti sebenarnya keuangan Mommies Daddies belum cukup untuk digunakan berlibur. Jadi, benahi dulu keuangan hingga sehat. Barulah tabung sedikit demi sedikit sampai keuangan cukup membiayai liburan keluarga. Kedua, liburan seharusnya jadi ajang untuk menyegarkan pikiran dari rutinitas.

ApakahMommies Daddies mau dipusingkan dengan urusan cicilan setelah liburan?

Anggaplah liburan sebagai tujuan keuangan keluarga. Atur keuangan supaya Mommies Daddies bisa mencapai tujuan tersebut. Berikut langkah yang bisa Mommies Daddies perhatikan:

Tentukan Waktu Keberangkatan
Ini akan memengaruhi berapa besar biaya yang harus disiapkan untuk dana liburan. Jika Mommies Daddies memilih waktu saat Kiddo libur sekolah, seperti libur tahunan, libur lebaran, atau libur akhir tahun, artinya keluarga akan berlibur saat peak season. Saat peak season, sejumlah tempat wisata dan hotel atau penginapan mengenakan biaya yang cukup tinggi. Budget yang harus Mommies Daddies juga logikanya lebih tinggi ketimbang liburan saat low season.

Booking Moda Transportasi
Dari banyaknya poin dalam biaya liburan, transportasi biasanya mengambil jatah yang besar, apalagi jika tempat wisata hanya bisa ditempuh dengan menggunakan pesawat. Jadi, Mommies Daddies sebaiknya pesan dari jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga terbaik. Mommies Daddies bisa membandingkan harga di beberapa agen perjalanan atau maskapai penerbangan sebelum memesan dan membayar biaya transportasi. Maksimalkan fasilitas miles atau poin dari maskapai agar Mommies Daddies bisa mendapat potongan harga.

Pesan Penginapan
Ada banyak opsi untuk jenis penginapan di tempat wisata, dari yang sangat murah atau sangat mahal. Untuk biaya penginapan, Mommies Daddies bisa sesuaikan dengan tipe liburan. Bila ingin staycation alias berlibur dengan menikmati fasilitas penginapan, bolehlah pilih penginapan dengan fasilitas lengkap yang tarifnya, biasanya, cukup mahal. Namun, jika Mommies Daddies mau mengajak Kiddo mengeksplorasi tempat wisata, penginapan sebaiknya tak perlu yang mahal-mahal amat. Yang penting nyaman untuk jadi tempat untuk tidur.

Menabung atau Berinvestasi
Apabila sudah menentukan tiga hal di atas, pastinya Mommies Daddies sudah punya gambaran mengenai biaya yang diperlukan untuk membiayai liburan. Misalnya, jadwal liburan masih setahun lagi, Mommies Daddies bisa menabung atau berinvestasi agar biaya sudah terkumpul sebelum berangkat plesiran.

Setiap kali gajian, sisihkan sejumlah biaya ke tabungan khusus liburan. Bahkan, Mommies Daddies bisa gunakan fasilitas auto debet agar dana liburan tidak terganggu. Pilihan lain ialah menempatkan dana liburan di deposito atau reksadana.

Contoh nih, Mommies Daddies butuh dana Rp 10 juta untuk liburan dengan Kiddos ke luar negeri tahun depan. Mommies Daddies tabung dana sekitar Rp 833 ribu selama 12 bulan. Pilihan lain ialah tempatkan dana itu di deposito atau reksadana dengan asumsi imbal hasil atau keuntungan 8-10% per tahun. Mommies Daddies bahkan bisa mendapatkan lebih dari Rp 10 juta selama setahun dengan pilihan tersebut.

Kalau dana sudah terkumpul, keluarga bisa liburan dengan nyaman tanpa memikirkan cicilan. Selamat menikmati liburan!

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda