Astrid RS Wiratna 19 Dec 2019

Psikolog Klinis, Founder @dearastrid

Istri Ingin Anak Jadi Model, padahal Anak Tidak Suka

(0)
Bagikan:

Anonymous

User

Istri saya terobsesi menjadikan anak saya sebagai model anak. Anak kami memang cantik dan berbakat. Tetapi saya lihat anak kami tidak nyaman karena setiap sesi foto dia terlihat tidak sabar ingin cepat selesai. Saya sebenarnya juga khawatir dengan segala macam kemungkinan buruk yang muncul dari aktivitas mengunggah foto dan video anak kami di media sosial. Namun istri saya merasa yang ia lakukan ini adalah untuk masa depan anak kami. Bagaimana sebaiknya?

Astrid RS Wiratna

Psikolog Klinis, Founder @dearastrid

Hal pertama yang paling penting adalah kekompakan ayah dan ibu dalam mengembangkan potensi anak demi masa depan si anak sendiri. Memasukan anak dalam dunia model memiliki dua risiko besar, yang pertama anak akan memiliki jadwal "kerja" seperti orang dewasa (ada sesi foto, sesi wawancara, sesi tampil di panggung, sampai sesi pembuatan video/film) yang seringkali membuat anak melewati masa anak yang normal, anak kemungkinan besar akan kehilangan waktu untuk bermain dan proses belajar di sekolah bisa jadi digantikan dengan home schooling karena jadwal "kerja" anak yang padat.Anak tidak memiliki teman-teman bermain yang normal dan barangkali bisa seperti Michael Jackson yang merasa kesepian karena tidak paham bagaimana caranya bermain dengan teman sebaya. Risiko yang kedua, anak akan menjadi pusat perhatian orang banyak, seluruh aspek kehidupannya menjadi sorotan media massa dan media sosial. Kehidupan pribadi anak relatif terganggu.


Di sisi lain, anak mungkin mempunyai penghasilan yang besar, lebih besar dari penghasilan kedua orangtuanya, sehingga secara sederhana semua orang bisa mengatakan: masa depan cerah, kecil-kecil sudah kaya raya. Mengingat dua risiko yang sedemikian besar, maka ayah dan ibu harus kompak, apakah bersedia memasukan anak dalam dunia model yang penuh risiko dan dalam perspektif lain bisa dilihat sebagai penuh pengorbanan (terutama mengorbankan masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang normal) walaupun keluarga bisa jadi kaya raya? atau ingin tetap membiarkan anak tumbuh normal, tidak perlu menjadi model biarpun anak berbakat? Di sekitar kita banyak orang memilih kombinasinya yaitu: anak-anak dibiarkan tumbuh normal, dengan sekali-sekali ikut kegiatan dunia model, tetapi dipilih dengan sangat cermat yang tidak mengganggu proses pendidikan maupun masa bermain anak. Pilihan di tangan ayah dan ibu, sebaiknya satu suara. Saya tidak tahu yang terbaik yang mana, masa depan bukan hak kita untuk bisa melihatnya, tetapi ayah/ibu bisa belajar dari kehidupan para bintang anak di sekitar kita.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda