Marantina Napitu 12 Jan 2020

Analis Finansial Keluarga

Pertimbangan Sebelum Membeli Barang Mahal

(0)
Bagikan:

Mommies Daddies, kebutuhan personal maupun rumah tangga itu seperti tidak ada habisnya. Ada saja barang yang harus dibeli untuk memenuhi kebutuhan. Kadang, Mommies Daddies pasti dilema ketika ingin membeli sesuatu. Mana yang lebih baik, beli barang yang murah tapi harus sering diganti, atau langsung beli yang mahal supaya tahan lama?


Well, memang sih ungkapan “ada harga, ada barang” itu ada benarnya. Produk yang dijual dengan harga mahal biasanya punya kualitas yang bagus karena dibuat dengan bahan yang bagus pula. Namun, tidak selalu begitu kasusnya. Ada juga produk yang dijual mahal karena sudah punya “nama” atau sudah populer. Bukan berarti kualitasnya lebih bagus dengan produk yang harganya tidak terlalu mahal.


Lalu bagaimana menentukan apakah Mommies Daddies harus membeli produk murah berkali-kali atau sekaligus barang mahal agar awet? Hanya Mommies dan Daddies yang tahu persis jawabannya. Untuk menuntun Mommies dan Daddis mengambil keputusan, jawab dulu yuk, lima pertanyaan berikut:


  1. Apakah barang itu sering digunakan?

Misalkan Mommies Daddies mau membelikan sepatu untuk Kiddo. Pertimbangkan, apakah sepatu itu sering digunakan atau tidak. Misalnya untuk sepatu sekolah yang akan dipakai setiap hari, tentu harus nyaman di kaki Kiddo. Apalagi sepatu akan dipakai hampir seharian. Bolehlah membeli sepatu yang cukup mahal.


Namun untuk oven yang akan Mommies gunakan sesekali, sebaiknya Mommies mempertimbangkan untuk membeli oven yang tidak terlalu mahal. Toh, oven bukanlah alat masak yang akan sering digunakan. Justru, akan jadi pemborosan bila Mommies membeli oven yang mahal dengan kualitas yang sangat bagus.


  1. Apakah barang akan digunakan dalam jangka lama?

Masih dengan contoh barang yang sama, yakni sepatu sekolah Kiddo. Biasanya, sepatu sekolah bertahan setidaknya selama setahun. Pasalnya, saat tahun ajaran baru, kemungkinan Kiddo minta sepatu baru. Jadi, Mommies dan Daddies bisa menentukan anggaran yang tidak terlalu besar. Sepatu di bawah harga Rp 500.0000 sepertinya sudah cukup.


Beda halnya dengan pemilihan kompor masak. Kalau memang Mommies Daddies senang memasak, tentu kompor akan digunakan setiap hari dalam jangka waktu yang lama. Pertimbangkan untuk membeli kompor dengan kualitas bagus dengan harga yang cukup mahal pula. Dengan demikian, Mommies Daddies bisa dianggap berhemat dibandingkan beli kompor yang murah, tapi berkali-kali karena kompor sering rusak.


  1. Apakah sudah sesuai dengan kebutuhan?

Ambil contoh stroller. Secara garis besar, stroller punya kualitas yang mirip. Yang membedakan ialah kekokohan rangka dan model. Nah, untuk model stroller, tentu bukanlah kebutuhan, tapi lebih pada keinginan. Jadi, kalau bisa membeli stroller dengan harga yang murah, mengapa harus beli stroller mahal hanya karena modelnya lucu atau keren?


  1. Apakah barang punya fungsi khusus?

Baju atau celana tidak punya fungsi khusus selain menutupi badan. Patutnya, sih, Mommies Daddies tidak perlu membeli baju atau celana dengan harga jutaan rupiah. Beda halnya dengan AC yang memang berfungsi khusus untuk mendinginkan ruangan dan digunakan dalam setiap hari selama bertahun-tahun


Ada produk AC yang butuh waktu lama sampai benar-benar membuat udara di ruangan terasa dingin. Nah, kalau Kiddo lebih suka udara dingin di rumah, ada baiknya mempertimbangkan beli AC yang mahal tapi cepat membuat udara dingin dan bisa digunakan bertahun-tahun tanpa harus mengganti spare part di bawah lima tahun.


  1. Apakah barang butuh perawatan khusus?

Ada mobil yang dari segi desain biasa saja, dijual dengan harga yang tidak terlalu mahal, tapi spare part dijual dengan harga terjangkau. Ada pula mobil yang desainnya elegan sehingga dijual mahal, tapi membutuhkan spare part yang lumayan mahal. Kira-kira Mommies Daddies pilih mana?


Mobil butuh perawatan khusus karena kecuali Mommies atau Daddies punya latar belakang teknik otomotif, tentu saja perawatan mobil harus diserahkan pada ahlinya di bengkel. Jadi, daripada keluar lebih banyak uang untuk mobil dengan perawatan yang butuh banyak uang juga, lebih baik beli mobil yang harga spare part-nya terjangkau.


Sudah tidak bingung lagi kan menentukan beli barang yang murah atau mahal?


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda