Marantina Napitu 21 Jan 2020

Analis Finansial Keluarga

Membeli Rumah dengan Langkah Awal Mengumpulkan Uang Muka

(0)
Bagikan:

Sandang, pangan, papan. Tiga kebutuhan ini masuk jadi kebutuhan pokok. Berbagai cara untuk mendapatkannya untuk memenuhi kebutuhan utama. Untuk sandang dan papan biasanya bisa didapatkan dengan membuat atau membeli. Harganya terjangkau, tinggal disesuaikan dengan isi kantong.


Perkembangan zaman membuat “papan” alias tempat tinggal jadi kebutuhan yang rumit. Pasalnya, harga properti semakin mahal. Bersyukurlah ada opsi menyewa. Jadi, kalau memang belum butuh memiliki rumah, Mommies Daddies cari rumah atau apartemen untuk disewa selama biaya sewa bisa dibayar.


Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk bermimpi untuk memiliki rumah sendiri. Dengan punya rumah sendiri, Mommies Daddies bisa lebih leluasa menentukan interior dan eksterior rumah. Selain itu, rumah jadi aset yang menjanjikan untuk masa depan karena harganya cenderung naik terus.


Harus diakui bahwa harga rumah tidaklah murah. Dari tahun ke tahun, ada kenaikan harga yang cukup signifikan. Tidak heran bahwa tidak semua bisa dengan mudah membeli rumah. Bahkan kebanyakan mampu membeli rumah dengan cara menyicil atau mengajukan KPR ke pihak bank.


Kalau memang mau membeli rumah dengan KPR, ada beberapa hal yang bisa Mommies Daddies lakukan, antara lain:


  1. Survey harga properti

Sebelum membeli barang, tentu Mommies Daddies harus tahu berapa harganya. Nah, saat membeli rumah, Mommies Daddies butuh tahu harga banyak rumah di banyak lokasi. Dengan demikian, Mommies Daddies bisa mempertimbangkan harga yang terbaik dan sesuai dengan kemampuan.


Silakan berburu rumah saat ada pameran properti untuk memudahkan. Selain itu, Mommies Daddies juga bisa bertanya-tanya pada saudara atau teman untuk mengetahui pasaran harga properti saat ini. Semakin tahu banyak harga properti, Mommies Daddies bisa memutuskan harga terbaik untuk rumah yang sedang diincar.


  1. Hitung uang muka yang diperlukan


Apabila sudah tahu berapa harga properti yang ingin dibeli, siapkan uang untuk membelinya. Kalau belum cukup, bisa beli dengan skema KPR. Mommies Daddies diwajibkan membayar uang muka atau DP agar pihak bank mau meminjamkan uang untuk pembelian rumah.


Kisaran uang muka yang dibutuhkan ialah 10% - 30% dari harga rumah yang ingin dibeli. Jadi, kalau mau beli rumah seharga Rp 1 miliar, siapkan Rp 100 juta sampai Rp 300 juta agar Mommies Daddies dinilai layak untuk meminjam uang oleh bank.


  1. Pasang target membeli


Uang puluhan atau ratusan juta bukanlah uang yang sedikit. Kalau saat ini belum punya uang sebesar itu, jangan khawatir. Mommies Daddies bisa kumpulkan dulu sampai bisa mengumpulkannya.


Tapi jangan lupa untuk pasang target yang realistis untuk membeli rumah. Semakin cepat target yang Mommies Daddies pasang, semakin cepat pula Mommies Daddies harus mengumpulkan DP yang dibutuhkan.


  1. Mulai menabung untuk uang muka


Misalnya sudah pasang target tiga atau lima tahun lagi untuk beli rumah, saatnya mulai kumpulkan uang muka. Hitung uang yang Mommies Daddies miliki sekarang dan berapa kekurangan untuk mencapai uang muka yang dibutuhkan.


  1. Pertimbangkan untuk investasi


Harga properti naik terus. Begitu juga ada pertimbangan inflasi. Jadi, uang muka yang Mommies Daddies butuhkan pun semakin lama semakin besar. Contohnya, saat ini menurut survey dan target, Mommies Daddies butuh Rp 100 juta untuk DP. Nah, tiga tahun lagi, DP itu naik terus karena kenaikan harga properti dan tingkat inflasi.


Untuk mengejar kenaikan harga dan inflasi, pertimbangkan untuk menginvestasikan uang Mommies Daddies. Jadi, bunga atau imbal hasil dari investasi, bisa mencukupi dan tidak tergerus inflasi.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda