Marantina Napitu 26 Jan 2020

Analis Finansial Keluarga

Kartu Kredit itu Perlu atau Tidak? Ini Pertimbangannya Mom & Dad!

(0)
Bagikan:

Dulu, ada masa saya ingin sekali memiliki kartu kredit. Waktu itu saya masih kuliah dan berpikir bahwa punya kartu kredit itu keren. Hanya dengan memberikan kartu untuk digesek, kita bisa memiliki barang yang kita suka.


Kemudian saya mulai bekerja dan menerima penghasilan sendiri. Awal bekerja masih ada rasa ingin memiliki kartu kredit. Tapi saya tunda dulu karena saya masih keteteran untuk menabung dari penghasilan.


Pada tahun ke-2 bekerja, saya sudah mulai rutin menabung. Akhirnya saya beranikan diri mengajukan aplikasi untuk memegang kartu kredit. Saya memilih kartu kredit yang diterbitkan bank yang bekerja sama dengan kantor untuk menyalurkan gaji pada karyawan. Prosesnya pasti dimudahkan, pikir saya.


Benar saja, kurang dari sebulan, saya sudah dikirimi satu amplop berisi kartu kredit beserta kartu uang elektronik dengan limit sebesar gaji bulanan saya. Berbulan-bulan kartu itu tidak terpakai karena saya memang tidak suka dan takut berhutang. Di sisi lain, saya kemudian menikah dan suami saya juga punya dua kartu kredit. Akhirnya, saya menutup atau menonaktifkan penggunaan kartu kredit. Tak ragu-ragu, saya potong kartu kredit sampai berkeping-keping.


Memang ada banyak alasan untuk memiliki kartu kredit, Mommies Daddies. Banyak cerita bagaimana kartu kredit membuat seseorang berkubang dalam hutang. Namun, kalau dimanfaatkan secara bijaksana, kartu kredit bisa mendukung perencanaan keuangan, loh.


Begini tips memaksimalkan penggunaan kartu kredit dalam perencanaan keuangan:


Bukan sumber dana

Hal utama yang harus diingat tentang kartu kredit ialah kartu ini merupakan alat pembayaran. Kartu kredit bukan sumber dana atau dana tambahan. Ketahuilah berapa penghasilan keluarga per bulan, lalu sesuaikan pengeluaran sehingga tidak besar pasak dari tiang.


Kartu kredit diciptakan untuk memudahkan proses pembayaran. Itu memang betul. Namun memiliki kartu kredit bukan berarti Mommies Daddies punya dana tambahan untuk berbelanja.


Gunakan saat promo

Salah satu kelebihan kartu kredit ialah promo yang ditawarkan untuk pemiliknya. Promo dari belanja makanan, belanja di supermarket, hingga di toko-toko lain. Kalau memang barang yang mau dibeli itu merupakan kebutuhan, Mommies Daddies bisa menghemat jika membayar dengan kartu kredit. Akan tetapi, jangan dibalik ya. Jangan sampai Mommies Daddies membeli barang semata-mata lantara ada promo.


Cermati juga syarat dan masa berlaku promo. Sebagai smart buyer, Mommies Daddies juga harus jeli, apakah promo yang ditawarkan memang menguntungkan atau sekadar gimmick.


Gunakan untuk belanja rutin

Tiap bulan pasti Mommies Daddies punya pos pengeluaran rutin, seperti belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket atau membeli bahan bakar kendaraan. Nah, kartu kredit bisa digunakan untuk pengeluaran rutin seperti itu. Apalagi, semakin banyak nominal yang dikeluarkan, bisa membuat Mommies Daddies mendapatkan poin atau bonus yang bisa ditukar untuk mendapat voucher belanja atau barang dengan harga lebih murah. Toh, tanpa kartu kredit pun, Mommies Daddies pasti keluar uang untuk kebutuhan tersebut, kan?


Gunakan saat traveling

Selain uang tunai, kartu debit tidak boleh ketinggalan saat bepergian. Nah, kartu kredit bisa jadi tambahan alat pembayaran yang membantu di kota atau negara tujuan. Saat memesan tiket perjalanan dengan kartu kredit pun, ada program mileage yang bikin Mommies Daddies bisa mendapatkan keuntungan, seperti terbang gratis atau potongan biaya perjalanan.


Di tempat tujuan wisata, kartu kredit membantu agar Mommies Daddies tidak menyimpan terlalu banyak uang tunai. Jadi, lebih aman. Namun, Mommies Daddies harus sudah punya perencanaan yang matang agar tidak kebablasan menggesek untuk membayar keperluan saat bepergian, ya.


Jadi, masih mau punya kartu kredit atau tidak, Mommies Daddies?


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda