Siswa Dewantara 13 Feb 2020

Psikolog Anak, Founder @latihati

Makin Dilarang, si Anak Malah Seperti Disuruh. Bagaimana Mengatasinya?

(0)
Bagikan:

Anonymous

User

Anak saya selalu melakukan yang dilarang dan menolak yang saya minta dia lakukan. Bagaimana supaya anak saya mau melakukan hal baik?

Siswa Dewantara

Psikolog Anak, Founder @latihati

Ketika anak Mom & Dad usia 2 sampai 4 atau 5 tahun keliatan suka membantah, membangkang atau seperti sengaja lakuin apa yang sebaliknya, itu selalu dimulai dari upaya untuk coba-coba mengendalikan lingkungan.

Masa itu memang adalah saatnya mereka WAJIB belajar jadi otonom (percaya diri dan mandiri). Jadi itu hal yang sangat wajar terjadi ya Mommies & Daddies, untuk itu kita perlu bantu dia untuk jadi mandiri. Bukan justru berusaha kendalikan dia. Kalau itu yang kita lakuin, jadinya ya adu-menang. Nah, cara-cara "kebalikan" (sebut yang akan ditolak, dengan tujuan dia lakuin yang sebaliknya) itu adalah salah satu bentuknya. Karena walau juga bicara resiko, tapi ditampilin dengan sikap menjajah, bukan seperti layaknya pedagang yang ingin tampil ok supaya orang terpikat untuk membeli. Akhirnya, karena kemampuan berpikir anak, apalagi yang abstrak, belom mapan, ia akan lebih cepet menangkap "pesan" yang ditampilin lewat ekspresi (audio-visual). Jadi, nuansa penjajahannya yang masuk ke otak si anak, bukan isi pesannya.

Nah itu kenapa rute pengasuhan-pendidikan yang aku bangun berisi tugas "memilih dan berdagang" di dalam rentang 2-5 taun. Jadi, di masa itu orang tua perlu menampilkan sikap jual-beli, bukan sikap menjajah. Supaya anak juga menangkap kesan (pesan audio-visual) yang menenangkan. Tujuannya supaya alarm ancaman gak bunyi dan anak gak bersikap defensif apalagi sampe agresif.

Akhirnya anak bisa belajar dan terbiasa bahwa untuk dapet apa yang dia mau, caranya dengan berdagang. sebaliknya, kalau tidak mau lakuin apa yang diminta, caranya juga berdagang.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda