Marantina Napitu 02 Mar 2020

Analis Finansial Keluarga

Cek 5 Cara Lunasi Utang dengan Aman, Yuk, Mommies Daddies!

(0)
Bagikan:

Di dunia yang ideal, Mommies dan Daddies bisa langsung membayar semua kebutuhan. Namun, ada kalanya uang tidak cukup dan Mommies Daddies memutuskan untuk meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.


Mommies Daddies punya hutang yang belum lunas dalam jangka waktu yang lama? Tetap semangat untuk melunasinya. Sebab, berani berutang, harus berani juga membayar. Jangan biarkan utang menumpuk terlalu lama karena ini artinya bunga yang Mommies Daddies harus bayar tentu semakin besar.


Apa yang harus dilakukan agar utang bisa segera lunas? Perhatikan lima cara berikut ini:


1. Buat perencanaan dan strategi


Setiap kali membicarakan keuangan, perencanaan merupakan faktor yang sangat penting. Bak pergi berperang, Mommies Daddies tak bisa berangkat mengalahkan musuh tanpa perencanaan dan strategi yang matang.


Terkadang utang Mommies Daddies tidak banyak sebenarnya, tapi karena tidak ada perencanaan, Mommies Daddies malah harus membayar lebih dari yang seharusnya dan kewalahan membayar utang. Rencana dan strategi membayar utang ini sebaiknya sudah jadi pertimbangan Mommies Daddies saat mau berutang. Tapi, kalau sudah terlanjur meminjam uang tanpa perencanaan, segera bikin perencanaan.


Hitung lagi pemasukan Mommies Daddies, lantas pos pengeluaran apa saja yang bisa dipotong untuk membayar utang. Usahakan agar cicilan terus bisa dibayar tanpa terlambat.


2. Buat prioritas


Mungkin ada beberapa pos utang dalam portofolio keuangan keluarga. Memang semuanya harus dibayar. Namun, ada baiknya membuat skala prioritas. Tulis daftar utang yang Mommies Daddies miliki, baik dari segi jumlah maupun tanggal jatuh tempo.


Beberapa pertimbangan yang membuat utang jadi prioritas ialah besaran bunga yang harus dibayar dan tanggal jatuh tempo. Mulailah membayar utang dengan bunga yang paling besar, serta tanggal jatuh tempo terdekat. Daftar ini akan sangat membantu agar Mommies Daddies tidak keteteran untuk membayar cicilan atau melakukan pelunasan.


3. Ubah gaya hidup


Bukan rahasia lagi bahwa gaya hidup memegang porsi yang cukup besar dalam keuangan keluarga. Kalau menyadari bahwa ini salah satu yang bikin Mommies dan Daddies berhutang, silakan pertimbangkan untuk mengubah gaya hidup secara perlahan. Contohnya mengurangi frekuensi jalan-jalan ke mall. Ajak Kiddo main ke rumah saudara atau ke taman bermain dekat rumah saat akhir pekan. Kurangi frekuensi beli kopi di kedai kesayangan. Selain lebih sehat untuk tubuh, pengurangan ini juga akan membuat keuangan keluarga jadi sehat.


4. Cari penghasilan tambahan


Dalam beberapa kasus, Mommies dan Daddies sudah berhemat sebanyak mungkin. Banyak pos pengeluaran yang sudah dipangkas agar utang bisa segera dilunasi. Namun lagi-lagi, Mommies dan Daddies mengalami kebuntuan karena jumlah uang yang dimiliki ternyata tidak cukup juga untuk membayar cicilan.


Ini saatnya membuat strategi baru, yakni mendapatkan penghasilan tambahan. Ada banyak jalur yang bisa ditempuh, misalnya menjual barang secara online atau menawarkan jasa dari keahlian yang Mommies dan Daddies miliki.


5. Menjual aset


Mungkin mendapatkan penghasilan tambahan dirasa mustahil oleh Mommies dan Daddies. Waktu yang Mommies Daddies punya tidak memungkinkan untuk mencari pekerjaan sampingan.


Kalau demikian, Mommies dan Daddies bisa mempertimbangkan untuk menjual aset yang dimiliki. Misalnya menjual satu dari dua ponsel yang Daddies punya. Atau jual perhiasan yang Mommies simpan sejak pesta pernikahan. Pasti berat sekali melakukan ini. Tapi pertimbangkan juga akibat dari tidak membayar utang.


Mommies Daddies punya tips lain? Jangan ragu-ragu untuk berbagi, ya.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda