Phebe Illenia Suryadinata 10 Mar 2020

Psikolog Klinis @dearastrid.id

Kenali Tanda Perilaku Menyimpang Anak

(0)
Bagikan:

Perilaku menyimpang anak akhir-akhir ini marak terjadi, bahkan ada yang sampai pada tindakan kriminal. Masih hangat salah satu kasus yang belum lama terjadi seorang remaja yang melakukan tindakan menyimpang terhadap anak usia 5 tahun. Perilaku menyimpang ini tidak akan langsung terjadi begitu saja, akan tetapi ini bisa memang muncul dari dirinya senidiri maupun lingkungan disekitarnya. Perilaku ini wajib menjadi perhatian para orang tua agar sigap dan melakukan deteksi dini pada anak.


Lalu kapan orang tua harus melakukan tindakan pada anak? Berikut 3 tanda yang harus Mommies & Daddies ketahui terkait potensi perilaku menyimpang pada Kiddo:


  1. Impulsivitas

Anak melakukan temper tantrum yang tidak sesuai dengan usianya, melakukan perbuatan yang menyakiti dirinya atau orang lain untuk mendapat apa yang ia mau. Tidak berpikir panjang tentang sesuatu yang akan ia lakukan.

  1. Agresivitas

Melakukan argumentasi terhadap orang dewasa, menolak aturan-aturan yang ada, tidak kooperatif. Mudah terganggu dengan orang lain, sering mengucapkan kalimat tidak pantas ketika marah. Jika emosinya negatif maka akan keluar kalimat yang kurang baik. Dia akan menampilkan rasa marah dengan cara balas dendam.

Pada kasus yang lagi viral itu ia menampilkan rasa marah dengan cara mengekspresikan melalui gambar. Ia tidak memiliki power, secara emosi dan sosial sudah kacau sehingga ia menggunakan media gambar.

  1. Manipulatif

Misalnya menyalahkan orang lain, padahal pihak yang salah adalah dia akan tetapi blaming others. Mencoba membuat orang lain marah. Memiliki motif yang tersembunyi. Harus memiliki manfaat untuk dirinya sendiri. Perhatikan apakah ada perilaku penyimpangan. Misalnya perilaku menyakiti binatang, menyakiti yang lebih powerless (anak yang berusia dibawahnya).

Pada kasus ini si anak menyakiti binatang. Ini merupakan tanda ada yang tak beres.


Segera konsultasikan pada psikolog atau psikiater jika Mommies & Daddies sudah tidak mampu mengontrol apabila tanda tersebut terjadi pada anak supaya mendapatkan asesmen.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda