Siswa Dewantara 22 Apr 2020

Psikolog Anak, Founder @latihati

Anakku si Aktif atau Hiperaktif, Bagaimana Membedakannya?

(0)
Bagikan:

Anonymous

User

Mengapa ya banyak orang disekitar saya bilang anak saya hiperaktif. Sebenarnya saya senang dia selalu aktif dan terlibat dengan teman-temannya untuk bermain. Tapi terkadang memang saya lihat perilakunya menganggu temannya. Apakah perilaku hiperaktif anak saya salah? jika seperti bagaimana ya saya menghadapinya?


Siswa Dewantara

Psikolog Anak, Founder @latihati

Pertanyaannya, apa perilaku si anak dinilai mengganggu oleh teman mainnya? Kalau tidak, berarti tidak ada yang perlu dijadikan masalah. Kalau iya, perlakukan situasi itu sebagai sengketa.


a. Kalau tidak dilibatkan, dan adil aman, beri kesempatan buat mereka tunaikan sengketa itu sampai selesai. Sambil awasi adil amannya.


b. Kalau tidak dilibatkan tapi tidak adil atau dinilai bahaya, intervensi. Hentikan perilakunya bukan bubarkan sengketanya. Kalau objek sengketa ada pemiliknya, sita lalu kembalikan ke pemilik. Selanjutnya tanya ke pihak lawan, apa dia sanggup minta/pinjam dengan cara lain yang adil aman. Kalau setuju, silahkan dilakukan. Kalau tidak setuju, bubarkan sengketanya. tapi kalau objek sengketa tidak ada pemiliknya, sita lalu minta mereka lakukan sengketanya dengan cara yang adil aman. Kalau setuju, lanjutkan kalau tidak setuju, bubarkan sengketanya.


c. Kalau dilibatkan, periksa dilibatkan sebagai apa. Teman curhat atau bemper (penyelesai masalah) atau kamus (konsultan). Setelah tahu, perlakukan sebagai permintaan. Kalau setuju, pilihannya dikasih gratis atau dijual (murah/mahal). Kalau tidak setuju, pilihannya ditolak atau dijual sangat mahal.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda