Marantina Napitu 31 May 2020

Analis Finansial Keluarga

Kapan Mommies & Daddies Mulai Mempersiapkan Dana Pensiun?

(0)
Bagikan:

Muda foya-foya, tua kaya raya. Hmm, semua orang maunya sih seperti itu. Tapi bagi sebagian besar orang di dunia ini, kalimat itu hanyalah mimpi. Kenyataannya, bila saat muda seseorang berfoya-foya dan tidak mempersiapkan dana pensiun, kemungkinan masa tua akan dijalani dengan cukup sulit.


Saat usia muda, Mommies Daddies diberikan energi yang banyak. Tidak heran bila usia muda disebut usia produktif. Artinya, Mommies Daddies bisa berusaha dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun keluarga.


Produktivitas ini tidak berlangsung selamanya. Ketika mencapai usia tua, yakni di atas 60 tahun, Mommies Daddies akan memasuki masa senja. Artinya, kemampuan untuk bekerja sudah tidak maksimal. Dengan kata lain, akan sulit untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun orang lain.


Namun, Mommies Daddies bisa mempersiapkan agar punya dana yang cukup sehingga masih bisa memenuhi kebutuhan tanpa merepotkan orang lain, termasuk anggota keluarga sendiri. Itulah sebabnya setiap orang butuh mempersiapkan dana pensiun.


Memang, saat ini, masa pensiun terasa sangat jauh dan abstrak. Dengan energi dan kondisi finansial yang cukup sekarang ini, Mommies Daddies merasa tidak perlu repot-repot menabung atau berinvestasi agar punya kondisi finansial yang cukup juga setelah pensiun.


Coba berkaca pada orang-orang terdekat yang sudah memasuki usia lanjut. Apakah menurut Mommies Daddies mereka bisa menafkahi diri sendiri atau keluarga seperti saat masih muda?


Para pakar perencana keuangan justru menekankan pentingnya persiapan dana pensiun sejak pertama kali seseorang menerima gaji atau penghasilan. Semakin cepat mempersiapkan dana pensiun, semakin baik pula hasil yang bisa dinikmati ketika pensiun.


Compound interest


Ini merupakan istilah dalam dunia finansial yang diartikan sebagai peningkatan nilai investasi dalam bentuk bunga yang ditambahkan ke nilai pokok yang sudah dikenakan bunga. Dengan kata lain compound interest adalah bunga investasi yang berbunga.


Sebagai gambaran, bayangkan investasi seperti bola salju yang ketika menggelinding akan membentuk gumpalan yang semakin besar. Seperti itulah bunga investasi. Semakin lama jangka waktunya, bunga yang dihasilkan akan semakin besar. Syaratnya, Mommies Daddies menginvestasikan kembali bunga investasi yang diterima sebagai tambahan nilai pokok pada investasi berikutnya. Dus, nilai pokok semakin tinggi.


Bila dikaitkan dengan dana pensiun, semakin lama jangka waktu Mommies Daddies menginvestasikan dana pensiun, semakin tinggi pula keuntungan yang bisa didapatkan karena ada compound interest ini. Semakin cepat Mommies Daddies memulai investasi sebagai persiapan dana pensiun, semakin lama uang berkembang, dan semakin besar pula hasil yang akan diterima nanti.


Apabila Mommies Daddies mulai menyiapkan dana pensiun pada usia 25 tahun, Mommies Daddies harus menyisihkan 10% dari gaji atau penghasilan. Sementara, bila usia Mommies Daddies sudah 30 tahun ketika mulai mempersiapkan dana pensiun, persentasenya jadi lebih besar, yakni 30% dari penghasilan bulanan.


Jadi, tunggu apalagi, Mommies Daddies? Tidak perlu menunda untuk mempersiapkan dana pensiun agar tidak semakin besar dana yang harus disisihkan. Mommies Daddies bisa memilih instrumen seperti deposito, reksadana, surat utang atau obligasi, maupun saham untuk mempersiapkan dana pensiun.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda