Siswa Dewantara 05 Jun 2020

Psikolog Anak, Founder @latihati

Mendampingi Cita-Cita si Kiddos

(0)
Bagikan:

Anonymous

User

Anak saya terlalu sering berganti cita-cita. Jadi aktivitas yang saya siapkan juga terus berganti. Lalu bagaimana supaya anak saya bisa teguh pada satu cita-cita?


Siswa Dewantara

Psikolog Anak, Founder @latihati


Anak itu hidup dengan prinsip "sini kini" ya Mom, anak berinteraksi pakai bahasa yang enak. Jadi, anak cuma akan melakukan apa yang dia nilai enak, saat ini. Sementara, orang tua biasanya pakai bahasa perlu dan menuntut anak memikirkan masa depan. Nah, inilah yang akhirnya membuat ortu-anak terjebak dalam situasi adu menang.


Berkaitan dengan urusan masa depan, orang tua cuma perlu:

  1. Sediakan kesempatan agar anak bisa punya wawasan dan pengalamn baru, sebanyak mungkin.

  2. Sediakan kesempatan untuk anak bercita-cita jadi apa aja, tanpa batasan.

  3. Sediakan kesempatan untuk anak berjuang demi mencapai cita-citanya, saat itu. Jadi, bukan buat anak memikirkan apa yang akan terjadi kelak, andai cita-cita itu bisa digapai.


Caranya adalah ajak anak untuk tahu apa yang perlu dilakukan saat ini, bekali si anak agar betul bisa jadi seperti yang ia cita-citakan. Misalkan saja kalau cita-cita saat ini adalah tukan tambal ban, maka Mommies dan Daddies bisa ajak anak untuk tahu bahwa agar bisa jadi tukang tambal ban yang baik maka ia perlu (1) makan sehat dan olahraga supaya punya cukup tenaga (2) latihan berhitung agar tidak rugi karena salah sebut harga, atau dibohongi orang yang curang (3) latihan menulis agar jarinya kuat dan terbiasa pegang besi pengungkit yang biasa dipakai tukang tambal ban (4) dan lain-lain, tergantung apa yang orang tua mau anak lakukan, saat ini.


Jika bulan depan cita-citanya berganti, ikut saja sambil ajak dia tahu apa yang perlu dia lakukan, saat ini, supaya cita-cita itu bisa dia gapai. lalu orang tua cocokkan, kompetensi yang diperlukan dalam profesi itu, dengan kebiasaan yang mau orang tua tanam ke dalam benak anak, saat ini.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda