Astrid RS Wiratna 11 Jun 2020

Psikolog Klinis, Founder @dearastrid

Menghadapi Resiko Menjadi Suami Istri Pasca Menikah

(0)
Bagikan:

Anonymous

User

Saya dan suami memiliki banyak perbedaan selera termasuk dalam hal-hal kecil seperti genre musik. Sebelum menikah kami tidak memaksakan untuk mengikuti perbedaan selera kita masing-masing begitu juga saat awal-awal pernikahan kami. Saya membiarkan suami saya untuk melakukan aktivitasnya sesuai dengan seleranya begitupun saya. Jadi kita sering keluar tidak bersama-sama. Namun, apakah sikap saya ini salah ya?


Astrid RS Wiratna

Psikolog Klinis, Founder @dearastrid

Gak salah kok Mom :) Setelah menikah, pasangan kemana-mana tidak harus bersama terus justru kita tidak boleh kehilangan jati diri ya. Hobi berbeda gak apa-apa, jika sumai keluar harus diberikan izin siapa tau dengan keluar ia akan lebih berkembang maka ini justru bisa dinamai pernikahan yang dewasa.

Setiap pasangan masing-masing justru harus punya kesempatan untuk mengembangkan diri dalam bidang yang ia sukai. Setelah menikah bukan malah menutup akses untuk kedunia luar.

Jika kasusnya ada anak maka sebaiknya bergantian. Apabila kepentingan Mommies & Daddies secara bersamaan maka diskusikan lihat situasinya maka nanti akan menentukan prioritas mana yang lebih penting agenda Mommies atau Dadddies.

Kira-kira begitu ya, jadi sikap Mommies sebenarnya sudah benar.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda