Marantina Napitu 27 Jun 2020

Analis Finansial Keluarga

Beberapa Pengeluaran Yang bikin Rekening Bocor Alus

(0)
Bagikan:

Anonymous

User

Ada bebrapa pengeluaran yang secara tiba-tiba menguras rekening saya tanpa saya sadari Bu, kira-kira apa saja ya pengeluara yang bikin rekening kita bocor alus?

Marantina Napitu

Analis Finansial Keluarga

Baik akan saya jelaskan ya Mommies...


Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mencatatkan prestasi yang menarik. Pada akhir 2019, institusi ini menyatakan bahwa tingkat inklusi keuangan di Indonesia mencapai 76,19% dan tingkat literasi keuangan mencapai 38,03% sampai 2019. Angka ini merupakan peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya.


Kenapa tingkat inklusi keuangan dan literasi keuangan harus ditingkatkan? Secara tidak langsung, bila tingkat inklusi dan literasi keuangan masyarakat rendah, maka akan sulit untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi suatu negara.


Itu kalau kita berbicara dalam tingkat nasional. Dalam cakupan yang lebih sempit, yakni keuangan keluarga, dampaknya juga mirip. Setiap keputusan yang Mommies Daddies ambil akan memengaruhi keuangan keluarga. Kalau Mommies Daddies cuek saja dan tidak punya pertimbangan matang dalam memutuskan sesuatu, keuangan keluarga bisa ambyar.


Salah satunya saat menentukan pengeluaran. Apabila Mommies Daddies tidak membuat batasan mengenai pengeluaran, rekening bisa jebol. Bahkan bisa lebih besar pasak daripada tiang.


Di sisi lain, tidak jarang pula ketika sudah membuat anggaran dan membuat batasan soal pengeluaran, rasanya keuangan tidak cenderung membaik. Sulit mempertahankan agar di akhir bulan Mommies Daddies punya uang yang cukup untuk membiayai kebutuhan keluarga.


Jika demikian kasusnya, Mommies Daddies harus lebih teliti lagi ketika merogoh kocek atau memonitor pengeluaran. Berikut jenis pengeluaran yang harus diwaspadai agar keuangan tidak terkuras:

  1. Jajan atau beli minuman


Memang keluarga butuh hiburan. Pilihan yang paling mudah adalah jalan-jalan ke mal atau pusat perbelanjaan. Semua ada di mal, dari supermarket, toko baju, toko mainan, restoran, sampai gerai minuman yang bikin orang rela mengantri saat membeli.


Yang populer saat ini adalah boba drink alias minuman boba yang punya banyak varian dan kreasi rasa. Ada juga gerai kopi dengan harga yang lumayan terjangkau. Berbagai minuman ini ditawarkan mulai Rp 20.000 per gelas atau cup. Banyak pula yang menawarkan promo seperti potongan harga atau buy one get one. Siapa yang menolak?


Coba dihitung, dengan asumsi harga yang sangat murah, yakni Rp 20.000, jika dalam seminggu Mommies, Daddies, dan Kiddo membeli enam cup saja, pengeluaran untuk minuman ini dalam sebulan bisa mencapai Rp 480.000. Banyak juga, kan?


  1. Makan di kafe atau restoran


Ajakan untuk makan di kafe atau restoran oleh teman sangat menggiurkan. Apalagi untuk Mommies Daddies yang bekerja. Selain untuk mencicipi makanan enak, ajang berkumpul ini penting untuk menjalin relasi. Tapi, apakah harus selalu diiyakan?


Boleh, loh, Mommies Daddies menolak sesekali demi menyelamatkan pengeluaran keluarga. Tentukan batasan yang ketat agar pos pengeluaran untuk makan di luar tidak membebani kondisi keuangan keluarga.


  1. Traveling


Sekarang traveling sudah jadi kebutuhan setiap orang dan keluarga. Apalagi, baik media konvensional maupun media sosial selalu mendengungkan pentingnya dan serunya jalan-jalan bersama keluarga.


Jika tidak direncakanan dengan disiplin, bukannya jadi ajang refreshing, Mommies Daddies malah pusing membiayai pengeluaran traveling. Jangan sampai, deh, kantong bolong hanya demi senang-senang atau foto selfie di tempat yang Instagramable.


  1. Langganan yang sia-sia


Hiburan bisa didapatkan di mana saja dan kapan saja. Hiburan dalam bentuk digital pun sudah sangat mudah ditemui. Memang beberapa di antaranya bisa didapatkan dengan gratis hanya dengan mendaftarkan alamat email. Namun, untuk mendapatkan fitur yang lengkap, tidak jarang Mommies Daddies harus merogoh kocek untuk berlangganan. Misalnya saja langganan Spotify atau Netflix dan layanan lain yang serupa.


Kalau bikin Mommies Daddies semakin produktif, biaya berlangganan memang maksimal. Tapi, bila layanan sering tidak bisa dinikmati karena kesibukan, biaya langganan jadi sia-sia, dong.


Coba dihitung total pengeluaran untuk biaya langganan ini. Kalau ternyata jadi beban untuk keuangan, tidak ada salahnya, loh, membatasi diri untuk berhenti langganan untuk beberapa layanan saja.


  1. Belanja dadakan di minimarket


Idealnya tiap pengeluaran direncanakan. Tapi ada saja kebutuhan darurat. Sudah belanja bulanan, ternyata garam atau gula habis. Jadi harus beli di warung atau minimarket terdekat. Mumpung belanja, beli camilan juga untuk Kiddo.


Kalau ini sering terjadi, bisa jadi kebiasaan ini yang bikin rekening bocor. Ayo semakin teliti agar pengeluaran terencana dan tidak melebihi penghasilan Mommies Daddies, ya.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda