Astrid RS Wiratna 23 Aug 2020

Psikolog Klinis, Founder @dearastrid

Membekali Anak Siap Mendapatkan Komentar di Medsos

(0)
Bagikan:

Anonymous

User


Kami sekeluarga sering mendokumentasikan kegiatan bermain dan mengunggahnya di youtube. Kami sering mendapat komentar untuk video yang kami dapatkan. Masalahnya, kadang-kadang ada juga komentar yang negatif (bahkan jahat) yang ditujukan untuk anak kami. Bagaimana kami bisa membekali anak kami supaya ia tidak terluka dengan komentar-komentar seperti itu?


Astrid RS Wiratna

Psikolog Klinis, Founder @dearastrid

Hal yang perlu disadari oleh kita semua adalah: kita tidak bisa mengatur tanggapan orang lain dan kita tidak bisa mewakili orang lain dalam merasakan sesuatu akibat tanggapan yang diterima dari pihak ke 3. Berkaitan dengan apa yang terjadi dengan anakmu, artinya adalah: kita tidak bisa mencegah orang lain berkomentar negatif (baca: jahat) terhadap anak kita, dan kita tidak bisa mewakili anak kita dalam merasakan tanggapan negatif (baca: jahat) terhadap dirinya. Jadi sulit sekali untuk bisa membekali anak kita dengan sesuatu yang bisa membuat dia kebal terhadap komentar-komentar jahat. Hal yang masih bisa bapak/ibu kendalikan adalah berhenti mengunggah kegiatan bermain anak bapak/ibu ke Youtube. Sesuatu yang sudah menjadi milik publik akan mendapat tanggapan luas dari publik dan tanggapan publik tidak termasuk didalam batas kendali kita. Secara teoritik, untuk membuat anak bapak/ibu kebal, atau tidak terpengaruh dengan komentar yang jahat, adalah mengenalkan pada anak bapak/ibu bahwa di dunia ini selain ada orang yang baik, ada juga orang-orang yang jahat, yang iri, yang dengki, yang tidak peduli pada perasaan orang lain. Lalu setiap ada komentar yang jahat, bapak/ibu sebagai pendamping anak berusaha menepis itu dan mengatakan pada anak bahwa komentar itu tidak benar atau disampaikan oleh orang yang berniat jahat. Tetapi bagaimana bapak ibu bisa memastikan bahwa anak pasti akan menerima penguatan yang bapak/ibu sampaikan? Bagaimana kalau karena satu dan lain hal anak percaya pada apa yang disampaikan oleh komentator yang jahat itu? Lalu apakah bapak/ibu juga selalu tahu jika ada komentar yang membuat anak bapak/ibu luka? Manusia itu mahluk yang unik dan kita tidak selalu bisa yakin bahwa apa yang kita pikir atau kita rasa sama dengan apa yang dipikir/dirasa anak kita? Ada teori yang mengatakan bahwa ketangguhan manusia berasal dari penderitaan batin, tetapi kenyataan juga memperlihatkan bahwa banyak orang yang karena penderitaan batin justru bertumbuh jadi pribadi yang lemah, tidak berdaya dan tidak punya kepercayaan pada diri sendiri maupun orang lain.


(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda