Marantina Napitu 06 Sep 2020

Analis Finansial Keluarga

Mengambil Peluang Untuk Bisnis Franchise

(0)
Bagikan:


Tahun baru biasanya dimulai dengan berbagai resolusi. Wajar saja, sih, karena setiap mengawali tahun, seperti ada kesempatan baru untuk menjalani hidup yang lebih baik. Nah, dari sekian banyak resolusi yang cukup populer, adalah memulai bisnis.


Ayo ngaku, Mommies dan Daddies, pasti pernah berpikir untuk merintis usaha. Mungkin sebagian dari Mommies dan Daddies sudah memulai bisnis dari tahun lalu. Semoga bisnisnya jadi berkah terus, ya.


Salah satu jenis bisnis yang digandrungi adalah bisnis franchise atau waralaba. Bisnis ini cocok untuk pengusaha pemula, sampai yang sudah lama berkecimpung di dunia entrepreneur. Pasalnya, dengan menjalankan waralaba, Mommies dan Daddies melewatkan beberapa tahap membangun bisnis yang rumit dan memakan waktu lama.


Ketika memilih waralaba, Mommies dan Daddies tak perlu pusing lagi memikirkan nama bisnis, survei konsumen dari A sampai Z, konsep bisnis, bahkan interior untuk tempat bisnis. Semua itu sudah dipikirkan oleh pemilik bisnis waralaba.


Akan tetapi, bukan berarti Mommies dan Daddies tidak memikirkan apa-apa lagi untuk bisnis waralaba. Tentu saja masih ada hal-hal yang harus diperhatikan. Apa sajakah itu? Simak tips untuk memilih bisnis franchise yang tepat, seperti berikut, ya:


  1. Bidang bisnis yang disukai


Ada banyak sekali bidang dalam bisnis waralaba, mulai dari bisnis kuliner, pakaian, travel, kesehatan, dan kecantikan. Sama seperti pekerjaan, kalau bisa, Mommies Daddies pilih bidang bisnis yang memang disukai.


Pasalnya, Mommies Daddies akan berkutat setiap hari dengan bisnis ini, tanpa mengenal waktu. Bayangkan kalau bisnis yang dipilih merupakan bidang yang tidak disukai, bisa jadi beban dalam menjalani bisnis dirasa semakin berat.


Dengan memilih bidang yang disukai, bisnis memang tidak lantas tidak punya tantangan atau hambatan. Tapi, ketika menghadapi tantangan atau hambatan dalam bisnis itu, Mommies Daddies bisa jadi lebih bersemangat.

  1. Produk dibutuhkan atau diminati banyak orang


Dalam berbisnis, tentu mendapat keuntungan jadi salah satu tujuan Mommies dan Daddies. Untuk mendapat keuntungan, salah satunya dengan menawarkan atau menjual produk yang diminati atau dibutuhkan banyak orang. Kesempatan untuk meraup untung pun terbuka lebar.


Produk seperti makanan atau minuman, serta pakaian dan obat akan selalu jadi kebutuhan masyarakat. Pertimbangkan untuk membeli franchise yang menawarkan produk kebutuhan banyak orang.


  1. Modal sesuai budget


Banyak sekali waralaba yang beredar di pasaran. Untuk menyeleksi waralaba yang tepat, Mommies Daddies harus membuat anggaran. Berapa besar modal yang mampu dan mau Mommies Daddies keluarkan untuk merintis bisnis tersebut.


Dengan begitu, Mommies Daddies bisa menyesuaikan bisnis waralaba yang sesuai dengan budget yang sudah direncanakan. Tentu saja, ini akan berkaitan dengan ekspektasi Mommies Daddies terhadap omzet, laba bersih, dan return of investment yang dihasilkan dalam bisnis.


  1. Bisnis stabil


Waralaba yang sudah berlangsung lama dan populer biasanya ditawarkan dengan harga yang sangat mahal. Namun, biasanya bisnis waralaba tersebut sudah stabil. Orang-orang sudah mengenal produk yang ditawarkan dan percaya dengan kualitasnya. Logikanya, akan lebih mudah mendapatkan laba tinggi dari bisnis waralaba seperti ini.


Bisnis waralaba yang baru berjalan dengan brand yang baru pula, biasanya punya ritme bisnis yang lambat sehingga laba yang dihasilkan kemungkinan tidak terlalu tinggi. Namun, kembali lagi, sesuaikan dengan budget yang Mommies Daddies miliki. Di sisi lain, bisnis waralaba yang baru dimulai punya kesempatan untuk berkembang pesat, asalkan punya kualitas yang bagus dan dikelola dengan cerdas.


  1. Kontrak tidak merugikan


Perhatikan baik-baik kontrak kerja sama dengan pemilik bisnis waralaba. Pastikan kontrak yang ditawarkan menguntungkan semua pihak. Jangan sampai Mommies Daddies malah menanggung rugi karena kerja sama yang tidak seimbang.


Cek juga mitra lainnya dari waralaba yang hendak Mommies Daddies pilih. Kalau bisa, Mommies Daddies menanyakan pengalaman mereka selama bekerja sama dengan pemilik waralaba. Ini bisa jadi masukan yang baik agar Mommies Daddies tahu apa yang perlu diwaspadai dalam menjalin kerja sama bisnis.


Sudah siap mewujudkan resolusi merintis bisnis di tahun yang baru ini?



(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda