Astrid RS Wiratna 16 Oct 2019

Psikolog Klinis, Founder @dearastrid

Bagaimana Menghadapi Mertua yang Semena-Mena?

(0)
Bagikan:

Anonymous

User

Saya adalah tulang punggung dari keluarga orang tua saya, keluarga saya dengan suami, dan keluarga suami. Bisnis-bisnis keluarga kami saya jalankan semuanya sendiri, dengan sedikit bantuan dari suami. Dari hasil kerja itu, saya dan suami berhasil membangun sebuah rumah yang rencananya akan jadi rumah kami, tetapi tiba-tiba orang tua suami pindah ke rumah itu dan suami saya tidak bisa menolak mereka. Saya kesal, tetapi juga merasa tidak berdaya, bahkan kasihan pada suami. Apa yang harus saya lakukan?

Astrid RS Wiratna

Psikolog Klinis, Founder @dearastrid

Ikut prihatin bu, bisa saya bayangkan bagaimana kesalnya ibu dan bagaimana sedihnya suami karena tidak berdaya menolak dan pasti juga merasa bersalah kepada ibu yang telah membanting tulang untuk memenuhi seluruh kebutuhan keluargamu sendiri, orang tua dan mertua. Ibu yang baik hati, tampaknya belum waktunya ibu punya rumah sendiri.


Apa yang dilakukan oleh orangtua suami tidak benar, tidak seharusnya mereka melakukan hal itu, akan tetapi kita tidak boleh melawan orangtua, kita hanya bisa menghormati dan memenuhi keinginan mereka ... Semoga ibu dan suami bisa mengikhlaskannya, semoga menjadi berkah sehingga bisnis keluarga yang ibu kelola menjadi lebih maju dan suatu ketika ibu bisa membangun sebuah rumah lagi untuk keluarga ibu sendiri. Amin.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda