Balita.co 12 Oct 2019

Teman Digital Keluarga Milenial

Sosok Wanita Di Balik Metode Montessori

(0)
Bagikan:

Mimin sering nguping nih mommies-mommies pada pernah bahas "Montessori", kalau nggak salah ingat bunyinya kaya begini : "sekolah yang itu udah pake gaya montessori mom, bagus 👍". Mimin cuma bisa mikir dalam hati 🤔"apaan sih itu montessori??". Tapi mau nanya juga malu... 🙄

Akhirnya Mimin coba baca-baca buku nih. Ternyata, istilah "Montessori" itu berasal dari seorang wanita Italia bernama lengkap Maria Montessori, yang lahir di tahun 1870 dan merupakan dokter wanita pertama di Italia. Kegiatannya di klinik gratis di University of Rome mempertemukannya dengan banyak anak kecil. Dari situlah dia merasa bahwa semua anak terlahir dengan bakat luar biasa, yang bisa berkembang dengan baik bila pengasuhnya bisa memberikan stimulasi yang tepat di tahun-tahun awal usianya.

Di tahun 1907, Montessori melakukan penelitiannya di sebuah tempat penitipan anak. Kondisi saat itu kacau bin mengenaskan, banyak anak bertindak agresif, tidak sabaran dan tidak bisa diatur. Nah, disini Montessori menghabiskan waktunya mengajari mereka untuk membantu melakukan tugas sederhana, yaitu bagaimana melakukan kegiatan sehari-hari. Hasilnya luar biasa, anak-anak yang awalnya liar itu akhirnya jinak. Mereka bahkan bisa membantu menyiapkan makanan dan membersihkan ruangan 👏.

Dari proses itu, Montessori menemukan bahwa menjalani hidup yang apa-apa disetting untuk orang dewasa itu bikin anak-anak frustrasi. Karena anak-anak itu badannya masih kecil, maka Montessori bikin versi mini dari benda-benda yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari, supaya pas untuk mereka gunakan. Tujuannya apa? supaya mereka bisa melakukan kegiatannya dengan baik tanpa bantuan orang dewasa. Montessori menyimpulkan bahwa anak kecil memiliki beberapa tahap perkembangan penting dalam 6 tahun pertamanya, yang ia sebut "periode sensitif" dimana mereka sangat penasaran dan menyerap banyak hal dari lingkungannya.

Kesuksesan metode Montessori pun terdengar hingga ke seluruh dunia. Dia meninggalkan profesinya sebagai dokter dan mendedikasikan hidupnya untuk menyebarluaskan sekolah Montessori ke seluruh dunia. Hingga kini, gaya pendekatannya terhadap anak kecil telah dikenal sukses dan dapat diterapkan hampir di segala situasi 😊

So, Mommies tertarik dengan sekolah Montessori?


Referensi : How to Raise an Amazing Child The Montessori Way, by Tim Seldin.

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda