Balita.co 19 Oct 2019

Teman Digital Keluarga Milenial

Anak Cepat Jalan, Mommies dan Daddies Justru Perlu Waspada

(0)
Bagikan:

Sebagai orang tua, wajar jika Mommies dan Daddies akan bangga dengan pencapaian anak-anaknya yang dirasa lebih cepat dari teman-teman seusianya. Namun, dalam konteks perkembangan anak, faktor kecepatan ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang perlu dikejar. Setiap anak akan belajar untuk melakukan sesuatu pada waktunya, saat seluruh organ fisik dan kapasitas mentalnya sudah siap, termasuk juga untuk urusan berjalan. Umumnya, anak akan mulai berjalan saat ia menginjak usia 11 bulan atau menjelang ulang tahunnya yang pertama. Namun, pada beberapa kasus, ada anak yang sudah bisa berjalan lebih cepat.

Saat anak mampu berjalan lebih cepat dari waktunya, misalnya pada usia 9 bulan, sebenarnya ada yang resiko kesehatan tulang yang mengintai. Berikut ini penjelasan yang diberikan oleh dr. Aldo Fransiskus marsetio, SpOT dari Kejora Indonesia (dikutip dari Buah Hati, Agustus-September 2019).

Pada umumnya, perkembangan tulang kaki pada anak-anak di usia tersebut belum siap untuk menopang berat badannya sendiri. Hal ini dapat berdampak pada peningkatan resiko pertumbuhan tulang kaki yang membentuk pola kaki O. Resiko kaki O ini akan semakin besar pula pada anak-anak yang memiliki berat badan berlebih (overweight).

Kaki O itu Seperti Apa?

Kaki O, atau bahasa ilmiahnya genu varum, merupakan kondisi di mana jarak antara lutut kanan dan kiri terlalu lebar sehingga terlihat seperti huruf O, bahkan ketika kedua kaki dirapatkan. Namun, yang perlu diingat adalah kondisi kaki seperti ini sering terlihat pada anak-anak di bawah usia 3 tahun dan umumnya akan berangsur normal dengan sendirinya seiring dengan pertambahan usia. Jika anak sudah melewati usia 3 tahun dan kondisi ini dirasa masih mengganggu, maka ada baiknya untuk mengkonsultasikan kondisi tersebut ke Dokter Spesialis Orthopedi Anak.

Bagaimana dengan Kaki X?

Kondisi kesehatan tulang kaki lainnya yang juga sering dikhawatirkan oleh orang tua adalah Kaki X (genu valgum) yang sering terlihat pada anak-anak di sekitar usia 5-7 tahun. Sama halnya dengan kondisi kaki O pada anak di bawah 3 tahun, Kaki X pada anak di bawah usia 7 tahun pun merupakan kondisi yang normal dan bisa membaik dengan sendirinya seiring pertumbuhan.

Kapan Mommies dan Daddies Perlu Khawatir?

Jika kondisi Kaki X dan Kaki O yang terlihat pada anak kondisinya sangat parah, yaitu lebih dari 15-20 derajat, maka batasan umur yang disampaikan tadi tidak berlaku lagi dan orang tua sebaiknya segera mengkonsultasikan kondisi tersebut ke Dokter Spesialis Orthopedi Anak.

Konsultasi juga diperlukan saat Mommies dan Daddies merasa si Kiddo mengalami kesulitan berjalan normal atau langkah kakinya tidak seperti anak-anak pada umumnya, serta si Kiddo terlihat mudah lelah, mudah jatuh, atau kesakitan saat melangkah.

Jadi, alangkah baiknya jika Mommies dan Daddies menunggu sampai saat yang tepat untuk mengajari anak berjalan ya, daripada harus meningkatkan resiko kesehatan tulang yang tidak perlu pada si Kiddo.

---

Diadaptasi dari Sang Buah Hati (edisi Agustus-September 2019)

(0)
Bagikan:

Komentar (0)


Komentar anda